Jakarta, NAWACITAPOST - Kondisi Positif Covid nasional hingga hari ini masih tinggi dan kota telah memasuki hari ke - 3 perpanjangan PPKM. Semua sedang bekerja keras. Presiden dan jajarannya serta lembaga pertahanan keamanan TNI, POLRI dan BIN turut serta bekerja keras agar covid ini bisa segera dikendalikan dengan menekan angka positif harian serta membentuk kekebalan komunal atau herd imunity dengan cara memepercepat vaksinasi .
BIN bahkan melakukan vaksinasi dengan cara door to door khususnya kepada usia pelajar remaja. Ini upaya keras semua pihak, pemerintah mengendalikan bagaimana supaya semua berjalan baik termasuk tetap menumbuhkan ekonomi ditengah situasi sulit ini serta Menyalurkan bantuan terhadap masyarakat terdampak.
Politisi Nasional Ferdinand Hutahean, ,menilai bahwa kerja keras pemerintah tersebut bagi sebagian orang dan sekelompok orang dianggap tidak ada.
"Orang atau kelompok dengan ciri-ciri yang sama, terduga pelaku tindak pidana korupsi yang belum diproses hukum, keluarga besar koruptor, orang yang gagal pada masanya dan dipecat serta gerakan politik anti Pancasila," ujarnya.
"Inilah kelompok yang terus menjadi provokator dengan narasi-narasi negatif dan menilai negatif kerja keras pemerintah. Mereka hanya menyalahkan orang yang kerja tapi mereka sendiri tak melakukan apa-apa," kata Ferdinand, Jumat (23/7/2021).
Selain itu, kata dia, kelompok ini juga aktif melakukan provokasi dengan narasi turunkan Jokowi atau turunkan Presiden. Mereka menunggangi masalah, mempolitisasi masalah untuk menciptakan kegaduhan politik demi keuntungan mereka.
"Sungguh mereka adalah hama dan virus yang merusak kerja keras pemerintah. Saya harap sebaiknya para provokator ini diam, jangan sampai nanti malah masyarakat yang mencintai NKRI ini dan ingin bangsa ini segera keluar dari masalah covid malah marah dan menghakimi para provokator yang kerjanya setiap hari justru merusak upaya penanggulangan masalah," pungkasnya.
Sekali lagi saya minta agar para provokator bertopeng demokrasi diam dan jangan mengganggu upaya penanggulangan masalah oleh pemerintah.
Editor: Agus Irawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Rabu, 3 Juni 2026 | 11:32 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 13:41 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 11:42 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 23:44 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 00:07 WIB
Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB
Kamis, 21 Mei 2026 | 18:48 WIB
Selasa, 19 Mei 2026 | 16:07 WIB
Selasa, 19 Mei 2026 | 09:31 WIB
Senin, 18 Mei 2026 | 14:41 WIB
Minggu, 17 Mei 2026 | 15:44 WIB
Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:45 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 20:30 WIB
Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB
Sabtu, 9 Mei 2026 | 13:36 WIB
Minggu, 3 Mei 2026 | 17:55 WIB
Selasa, 21 April 2026 | 21:19 WIB
Minggu, 19 April 2026 | 21:56 WIB
Jumat, 3 April 2026 | 23:29 WIB
Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:23 WIB