Jumat, 5 Juni 2026

Bukan Sebagai Pemimpin Koalisi, Kemenangan PKS dan Demokrat Semakin Sulit Terwujud  di Pilpres 2024

Photo Author
Agus Irawan, Nawacita Post
- Sabtu, 19 Juni 2021 | 12:49 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST- Politisi Ferdinand Hutaahean menilai Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat (PD) terlihat dijauhi oleh parpol-parpol koalisi pemerintah.

“PKS jelas menempatkan diri sebagai oposisi tulen dari pemerintah sejak awal sedangkan PD belakangan baru terlihat mengikuti jejak PKS jadi oposisi murni setelah dulu berulang kali mencoba bergabung dengan Jokowi, tapi tak mendapat tempat, karena faktor PDIP yang memang bagai air dan minyak dalam kancah politik nasional dengan Demokrat,” kata Ferdinand kepada Nawacitapost, Sabtu (19/6).

 

Selain itu, kata Ferdinand, gaya berpolitik keduanya pun menjadi faktor yang membuat partai lain menjauhi. PKS sangat kental beraroma identitas dalam berpolitik sementara Demokrat semakin terlihat lebih menjurus dengan nuansa mengikuti jejak PKS daripada menjadi partai Nasionalis. Inilah yang membuat keduanya sulit diterima menjadi teman oleh partai-partai koalisi pemerintah.

 

Dia mengungkapkan,tahun 2024 pada pemilu nanti, kedua partai ini tak akan bisa memimpin sebuah koalisi tapi cenderung hanya akan sebagai pendukung dan pelengkap koalisi.

 

“Sama seperti 2019 lalu, keduanya bukan pemimpin koalisi tapi hanya pengikut saja. 2024 nanti pun hal sama akan terjadi kepada kedua partai ini. Maka soal peluang kader kedua partai untuk bertarung 2024 nanti, amatlah kecil kemungkinan terwujud,” kata Ferdinand.

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor: Agus Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB