Kamis, 4 Juni 2026

Gagal Masuk Koalisi Jokowi, PAN Dibelokan Amien Rais Dukung Prabowo-Sandi

Photo Author
Agus Irawan, Nawacita Post
- Sabtu, 29 Mei 2021 | 00:55 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST- Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Amanat Nasional Eddy Soeparno mengatakan bahwa PAN hampir masuk ke dalam koalisi Jokowi saat Piplres 2019, sebelum PAN bergabung dengan koalisi Gerindra yang mengusung Prabowo-Sandiaga Uno.

Eddy menjelaskan bahwa dirinya sempat memberitahu kepada Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dengan rencana PAN melangkah masuk bergabung koalisi.

“Kejadiannya hari itu dua hari sebelum PAN mengumumkan pencapresan Prabowo-Sandi sebelum Pilpres. Saya bicara dengan Mas Hasto, Kita pastikan akan bergabung dengan koalisi Jokowi,” kata Eddy di dalam diskusi daring Para Syndicate, Jumat (28/5).

 

Eddy menegaskan bahwa rencana berkoalisi dengan PDIP hanya sebatas rencana PAN yang saat itu masih ada Amien Rais sebagai Ketua Dewan Kehormatan , memiliki pengaruh kuat membelokkan rencana PAN yang diketuai Zulkifli Hasan. Kemudian Amien Rais sebagai pendiri PAN melakukan hak veto.

 

Eddy menjelaskan, bahwa dengan diveto akhirnya PAN bergabung dengan Prabowo-Sandi. Meskipun Ketum Zulkifili Hasan, tetapi kita mendengarkan tokoh sentral kita, tokoh senior kita pada saat itu pandangan beliau dan kita benar-benar memang pandangannya berbeda dengan pandangan pengurus-pengurus yang lain.

 

Bahkan, dia mengungkapkan jika PAN tidak memiliki DNA untuk menjadi oposisi, namun pandangan dia berujung buruk bagi dirinya.

“Saya sampaikan di pertemuan bahwa PAN tidak memiliki DNA oposisi dan saya langsung dihujat di kalangan internal, sehingga saya dipertanyakan kenapa berani mengatakan PAN tidak punya DNA oposisi,” ujarnya

Editor: Agus Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB