Jakarta,NAWACITAPOST - Anggota Komisi VI DPR RI Lamhot Sinaga meminta agar pemerintah tidak melupakan urusan distribusi vaksin. Menurut politisi Fraksi Partai Golkar tersebut, distribusi sangat menentukan kualitas dari vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat.
Ia menyatakan, Bio Farma dkk harus membuat satu sistem monitoring terpadu agar tidak ada lagi kecolongan seperti yang terjadi di Bandara Kualanamu, beberapa waktu lalu.
“Tadi dikatakan Bio Farma Group itu mendistribusikan vaksin itu hanya sampai ke tingkat kabupaten/ kota dengan melibatkan sektor swasta. Berarti perlu sistem monitoring yang dilakukan ketika mendistribusikan ini, misalnya dengan QR Code atau apa gitu. Jangan sampai ada yang memanfaatkan ini menjadi celah bisnis lalu kemudian vaksin itu adalah vaksin palsu,” imbuh legislator dapil Sumatera Utara II itu.
Lamhot melanjutkan, sistem monitoring ini tentu akan membantu memudahkan pengawasan pendistribusian yang dilakukan pemerintah berjalan lancar. Terlebih masyarakat saat ini masih trauma dengan kemunculan berita vaksin palsu tempo hari.
“Sistem layanan yang bisa memonitor pergerakan dari seluruh vaksin ini yang 75 juta dan berikutnya penting guna meyakinkan kembali masyarakat,” tandasnya
Editor: Agus Irawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Rabu, 3 Juni 2026 | 11:32 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 13:41 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 11:42 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 23:44 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 00:07 WIB
Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB
Kamis, 21 Mei 2026 | 18:48 WIB
Selasa, 19 Mei 2026 | 16:07 WIB
Selasa, 19 Mei 2026 | 09:31 WIB
Senin, 18 Mei 2026 | 14:41 WIB
Minggu, 17 Mei 2026 | 15:44 WIB
Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:45 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 20:30 WIB
Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB
Sabtu, 9 Mei 2026 | 13:36 WIB
Minggu, 3 Mei 2026 | 17:55 WIB
Selasa, 21 April 2026 | 21:19 WIB
Minggu, 19 April 2026 | 21:56 WIB
Jumat, 3 April 2026 | 23:29 WIB
Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:23 WIB