Jakarta, NAWACITAPOST - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan banyak pesan dan arahan kepada para pengurus dan kader PDI Perjuangan se-Indonesia dalam halal bihalal secara virtual beberapa waktu lalu.
Megawati langsung berbicara dari kediaman di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat. Mega didampingi para pengurus pusat partai, yakni Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani, Wasekjen Sadarestuwati dan Utut Adianto, dan ketua DPP lainnya. Diantaranya adalah Komaruddin Watubun, I Made Urip, Eriko Sotarduga, Wiryanti Sukamdani, Ribka Tjiptaning, Sri Rahayu, dan Hamka Haq.
Putri Proklamator Kemerdekaan RI, Soekarno ini menuturkan telah melakukan halal bihalal dengan Presiden Jokowi. Sang presiden datang ke kediamannya di Teuku Umar pada dua hari yang lalu, dan banyak bicara soal mudik lebaran.
"Saya dan Pak Jokowi sama-sama prihatin bagaimana kedisiplinan terhadap prokes menurun, Hal itu terlihat saat mudik," katanya.
Megawati menilai Pemerintah telah bertindak tepat dan bersikap baik ke rakyat. Pemerintah tidak hanya bekerja keras untuk memperkuat proses pencegahan virus, juga memperkuat perawatan di Puskesmas dan rumah sakit. Dan masih ditambah lagi dengan vaksinasi.
"Kita jangan sampai kendor berdisiplin seperti terlihat di India dimana penyebarannya sangat luas. Seluruh kader dan anggota partai harus berdisiplin dan sekaligus membantu masyarakat dan pemerintah," ucap Megawati.
"Saya sendiri memberi contoh, taat pada keputusan pemerintah untuk menjaga prokes. Saya sudah lebih dari 1 tahun 3 bulan tidak kemana-mana," tambah Mega.
Pada kesempatan itu, Megawati juga berbicara soal isu stunting yang wajib mendapat perhatian dari para kader. Putri Proklamator RI Bung Karno itu mendorong para pengurus untuk aktif membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengetahuan akan gizi. Sehingga anak tak terkena stunting.
Halal bihalal tersebut dilakukan secara dialogis. Megawati berkali-kali mengundang pengurus daerah untuk berbicara. Tak terlihat ada kesulitan bagi Megawati untuk mengenali pengurus daerah PDI Perjuangan tingkat kabupaten/kota yang diajaknya berbicara.
Megawati mengajak sedikit bernostalgia ketika di awal-awal kepemimpinannya di partai. Termasuk ketika kantor partai pernah diserang di rezim Orde Baru. Juga ketika di awal-awal, dirinya harus berkeliling Indonesia dan melantik pengurus partai di kecamatan. Baginya, karakter demikian jangan sampai berubah.
"Saya tak kuat mendengar jika ada yang ditangkap karena korupsi. Mencoreng nama partai. Harus ingat pepatah, nila setitik rusak susu sebelanga. Karena itulah jangan korupsi!,” ujar Megawati mengingatkan.
Megawati mengaku dirinya sudah lama menjadi ketua umum partai. Tetapi demi tanggung jawab pada bangsa dan negara, Megawati justru menunjukkan semangatnya untuk terus memimpin partai dengan benar.
"PDI Perjuangan harus tetap ada dan terus berkibar selama bangsa ini ada,” kata Megawati sambil terus mengingatkan tekadnya untuk terus menegakkan disiplin serta niatan bekerja keras. Bahkan Megawati menyinggung soal target kemenangan tiga kali berturut-turut di Pemilu 2024 nanti.
"Jangan lengah. Terus turun ke bawah. Solid dan semangat bekerja untuk rakyat. Terus perkuat persatuan, karena ini pertarungan bagaimana ideologi Pancasila terus menjadi daya gerak perjuangan kita," ujar Megawati.
Megawati menegaskan sikapnya untuk terus memantau kinerja para kader, khususnya para pengurus Partai.
"Anda mengatakan tadi kalau anda siap. Kalau begitu, ayo. Karena saya akan awasi. Akan saya evaluasi tiap akhir tahun. Dari bawah sampai DPP saya loh. DPP saja saya evaluasi. Bukan hanya DPD dan DPC saja. Kalau anda tak laksanakan perintah Partai, lebih baik kirim surat mundur, diganti," tegas Megawati.
"Kembali, kita harus bekerja keras kalau kita ingin kita menang lagi di 2024," tandas Megawati.
Sementara Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa pesan Megawati pada halal bihalal virtual akan terus digemakan kepada seluruh kader serta simpatisan Partai di seluruh Indonesia. Khususnya menyangkut kedisiplinan menjaga prokes pencegahan Covid-19 dan semangat kerja keras agar menang di pemilu tiga kali berturut-turut. Yakni di pemilu 2014, 2019, dan nantinya di 2024.
"Dalam halal bi halal itu saya juga melaporkan bagaimana selama bulan Ramadhan, PDI Perjuangan setiap hari sepanjang bukan puasa mengadakan kegiatan sahur dan buka puasa dengan menggali api semangat Para Wali Songo. Partai juga mengundang para kyai, tokoh dan cendekiawan Islam untuk berdialog tentang Islam sebagai rahmatan lil alamin," tegas Hasto.
Pada akhir pengarahan Megawati menegaskan bagaimana kader Partai terus bekerja keras, membangun semangat persatuan, turun ke desa-desa dan perkuat tali silaturahim dengan seluruh tokoh-tokoh mayarakat.
Editor: Agus Irawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Rabu, 3 Juni 2026 | 11:32 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 13:41 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 11:42 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 23:44 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 00:07 WIB
Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB
Kamis, 21 Mei 2026 | 18:48 WIB
Selasa, 19 Mei 2026 | 16:07 WIB
Selasa, 19 Mei 2026 | 09:31 WIB
Senin, 18 Mei 2026 | 14:41 WIB
Minggu, 17 Mei 2026 | 15:44 WIB
Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:45 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 20:30 WIB
Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB
Sabtu, 9 Mei 2026 | 13:36 WIB
Minggu, 3 Mei 2026 | 17:55 WIB
Selasa, 21 April 2026 | 21:19 WIB
Minggu, 19 April 2026 | 21:56 WIB
Jumat, 3 April 2026 | 23:29 WIB
Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:23 WIB