Jakarta,NAWACITAPOST - Pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dinilai sebagai silahturahmi politik antar kedua tokoh muda politik tersebut.
Menanggapi hal itu, Pengamat Politik Wempy Hadir menilai bahwa pertemuan antara AHY dan Anies merupakan silaturahmi politik.
Sebagai ketua umum Demokrat, tentu kehadiran AHY sangat penting bagi Anies.
"Misalnya bagaimana posisi Demokrat di dalam DPRD DKI Jakarta agar bisa sinergi dengan Anies. Dengan demikian, seluruh kebijakan yang dibuat oleh Anies mendapatkan dukungan dari partai Demokrat," kaya Wempy kepada Nawacitapost.com, Sabtu (8/5/2021).
Apalagi Anies bukan kader partai. Hal itulah yang membuat dia butuh dukungan politik dari parpol.
Selain itu, pertemuan AHY-Anies bisa memberikan kepada publik bahwa AHY punya potensi untuk bekerjasama dengan Anies. Apalagi pentas politik pilpres 2024 sebentar lagi.
"Artinya pertemuan ini bisa menjadi jalan pembuka untuk bisa bekerjasama menuju pilpres 2024," jelasnya.
Wempy menyebutkan, jika melihat tren kekuatan politik kedua tokoh, Anies mempunyai tingkat popularitas dan elektabilitas yang selalu masuk dalam tiga besar diantara Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.
"Itulah yang menyebabkan Anies menjadi magnet dalam percaturan pilpres yang akan datang," ujarnya.
Tentu AHY sudah mempunyai kalkulasi secara politik bahwa, di luar kekuatan politik yang ada saat ini, Anies mempunyai posisi yang sangat strategis. AHY mempunyai yang terbuka lebar untuk bisa menjadi bagian dari Anies dalam pilpres yang akan datang.
" Artinya pasangan Anies-AHY dalam pilpres yang akan datang menjadi salah satu opsi diantara opsi yang akan mungkin terjadi," ucapnya.
Namun semua masih mentah sebab perubahan politik akan selalu berubah. Apa yang dilakukan oleh AHY bagian dari konsolidasi politik dalam rangka membangun komunikasi dengan berbagai figur-figur yang potensial.