Baca Juga : Jubir Presiden: Para Pelaku Teror Akan ditindak Tegas
NAMA lengkapnya Mochammad Fadjroel Rachman biasa disapa Fadjrul. Wajahnya kerap menghiasi layar kaca dan pemberitaan media. Diskusi dan debat menjadi kesukaannya. Apalagi ada solusi konstruktif, katanya dalam suatu kesempatan.
Menengok waktu kebelakang. Era Soeharto, namanya menjadi urutan lima besar yang menjadi target pengamanan. Ditangkap dan dipenjarakan hal biasa yang pernah dialaminya, karena kritik tajamnya ke ayahnya Tommy Soeharto. Penjara Nusakambangan pernah dihuninya selama beberapa tahun. Gerakan golongan putih (golput) yang tidak ikut memilih 3 Partai politik (Parpol), lahir dari dirinya. Ketika dipenjara, karya berupa buku dihasilkan, catatan dibawah tanah, dan catatan untuk Poppy (sang istri).
Saat Reformasi meletus. Suami dari Poppy menjadi bagian utama dalam gerakan tersebut. Golput pun dihapuskan dalam dirinya, walaupun tak masuk struktur Parpol. Dirinya gencar mensosialisasikan masyarakat untuk tak golput.
Ketika Pilpres 2014, Fadjrul masuk dalam barisan pendukung utama Jokowi – JK. Demikian pula saat Pilpres 2019, alumni ITB menjadi pendukung utama pasangan Jokowi – Mar’ruf Amin.
Kepercayaan negara lewat Presiden Jokowi, selain sebagai Jubir sejak 21 Oktober 2019, jabatan komisaris PT Waskita diembannya. Pernah juga menjabat sebagai Komisaris Utama PT Adhi Karya.
Sebagai Jubir Presiden. Kata dan kalimatnya meluncur deras ketika ditanya media ataupun menjelaskan kepada media perihal tugas dan kerja Presiden. Namun, ada hal yang tak bisa diungkap Jubir, yaitu menyangkut pengumuman atau resuflle kabinet. Karena itu hak prerogatif presiden, tegasnya dalam perbincangannya di TV Kompas, Rabu (14/4/2021).