Baca Juga : Bersihkan Paham Radikalisme Di Perkeretaapian, KH Said Aqil Siraq Jadi Komut PT KAI
ADE tidak ingin mengatakan bahwa PKS adalah partai radikal dan Anies adalah sosok radikal, tapi data menunjukkan bahwa para pendukung PKS dan Anies bisa dianggap sebagai pendukung gerakan radikal. Inilah yang secara baik ditunjukkan oleh hasil survei nasional yang dilakukan SMRC terbaru yang dilakukan pada awal Maret 2021.
Ada hal menarik dari survei SMRC. Soal pembubaran FPI, survei menujukkan mayoritas warga Indonesia yang tahu bahwa FPI sudah dibubarkan, mendukung pembubaran tersebut sebanyak 55 persen, tidak setuju 35 persen, sisanya tidak tahu.
Namun, survei kepada pendukung Anies, sebanyak 70 persen menolak pembubaran FPI , dan 68 persen dari poendukung PKS menolak pembubaran FPI.
Jika patokan survei kepada pendukung Anies dan PKS,seharusnya FPI tidak dibubarkan. Bisa dikatakan bahwa pendukung PKS dan Anies adalah simpatisan FPI.
Dalam survei SMRC juga diajukan pertanyaan terkait lain, yang hasilnya menyatakan bahwa Warga diluar pendukung Anies dan PKS menolak bahwa pemerintah Jokowi membungkam dan mengkriminalisasi suara ulama.