Baca Juga : Yusril Ihza Mahendra Jadi Ketua Tim Kuasa Hukum Moeldoko, SBY – AHY – Ibas Ketakutan
PASCA KLB Demokrat digelar sukses, SBY- AHY- Ibas mulai gusar dan gerah. Segala cara telah dilakukan. Mulai Road Show ke Kemenkumham, KPU, dan Menkopolhukam, dan meminta pembelaan ke Senator Jimly Asshiddiqie, Jusuf Kalla serta bertemu mantan Menkumham era SBY, Amir Syamsuddin.
Belum cukup sampai disitu, SBY juga memanggil dengan segera mantan KPK Bambang Widjojanto (BW) untuk menjadi kuasa hukumnya.
Kabarnya, Munarman eks Sekum FPI siap membela AHY jug. Jika Munarman menjadi bagian kuasa hukum AHY. Maka publik sudah menduga, bahwa era SBY, ternyata benar kelompok-kelompok Ormas yang berbuat semaunya itu memang menjadi teman karib dari Demokrat kubu Cikeas.
Pertanyaannya kenapa Munarman mau membela AHY? Keuntungan pertama bagi Munarman dan eks FPI adalah dari segi logistik dan jika AHY menang, maka FPI bisa bangkit lagi. Kedua, ini kesempatan emas bagi Munarman membalas dendam kepada pemeritah saat ini. Dan pintu masuk untuk melakukannya itu adalah dengan membela AHY.
Memang yang bisa dilakukan SBY – AHY adalah meminta bantuan dan siapa yang membantunya akan diterima. Tak peduli itu kelompok atau Ormas (HTI, FPI) yang sudah dibubarkan Pemerintah saat ini.
Padahal saat SBY berkuasa, FPI -HTI begitu getol menyuarakan pemerintahan SBY harus diganti. SBY tak peduli dengan kelompok yang dibubarkan pemerintahan saat ini, yang dia butuhkan hanya dukungan dari kelompok berbagai paham. Sehingga bisa diduga bahwa ada hubungan khusus antara SBY dan FPI.
Hubungan khusus lainnya FPI dan Demokrat pernah bersama melakukan unjuk rasa terkait Omnibuslaw. Ya, sepertinya SBY lebih suka kompromi dengan kelompok-kelompok yang diduga anarkis dan cenderung memanfaatkannya.