Kamis, 4 Juni 2026

Marzuki Alie Sebut 2024 Partai Demokrat Hanya Dipilih Oleh Pengurus Saja

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Kamis, 4 Februari 2021 | 14:44 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST – Kudeta adalah pengambil alihan kekuasaan secara ilegal dengan paksaan dan biasnya menggunakan kekuatan militer aktif. Dan, kini Partai Demokrat (PD) dibawah kepemimpinan AHY katanya merasa di kudeta. Jumpa pers pun digelar secara luar biasa di markas besarnya, kawasan proklamasi,  Jakarta, Senin (1 /2/2021). Seolah-olah ‘perang’ atau kudeta terjadi.

Baca Juga : Partai Demokrat Tak Masuk Dalam Kabinet Indonesia Maju


Dalam jumpa pers itu, 5 nama disebut (4 internal mantan kader PD dan satu eksternal yaitu Moeldoko) sebagai orang yang mengkudeta. Satu dari internal mantan kader Demokrat, Marzuki Alie (MA)  Sekjen PD periode 2005 -2010 yang  dituding  itu tak terima, apalagi penyebutan itu di ruang publik, tak beretika, ujar MA dalam perbincangan diacara Sapa Indonesia malam di Kompas TV, Rabu (2/2/2021),

“Saya mengatakan  sudah menghubungi langsung ketua Majelis Tinggi PD, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) demi meminta pembuktian, saya sudah WhastApp ke SBY saya minta tolong dibuktikan, kalau tidak bisa dibuktikan, saya minta AHY disangsi sesuai AD/ART partai, jelas MA dalam perbincangan acara tersebut.

Tudingan dari elit demokrat, Rachlan Rasidik yang menyebut MA terlibat dalam upaya kudeta PD walaupun tidak hadir, dan 6 tahun sebagai kader Demokrat itu menunjuk MA. MA menyatakan bahwa 6 tahun itu tidak terlibat sebagai pengurus. Kalau Partai ini (PD) menyatakan bahwa kader itu harus pengurus maka dipastikan tahun 2024 hanya dipilih oleh pengurus saja.

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB