Baca Juga : Sirkuit Mandalika NTB Direncanakan Selesai 2021
Terkenal dengan Julukan the doctor dan nomor 46 melekat di motordan jaketnya. Di usia 41 tahun lebih masih membalap. Mendirikan VR46 Riders Academy. Membalap bersama anak didiknya suatu kebanggaan luar biasa baginya.
Apalagi anak didiknya di akademi yang didirikannya tersebut berhasil menjuarai San Marino. Mordibelli anak didik Rosi yang juara itu. Mordebelli tak lupa mengucapkan terima kasih kepada sang Guru, Valentino Rosi.
Usai musim balap moto GP. Rosi hanya datang ke Indonesia (saat belum ada covid 19). Biasanya mempromosikan produk motor, dan produk lainnya, karena terikat sponsor, dan coaching clinic bagi anak muda (milenial) di Indonesia. Sirkuit sentul, Bogor - dekat rumah Pribadi Prabowo Subianto pernah dijajalnya sebagai pembalap motor kelas 125 CC tahun 1997.
Presiden Jokowi Bersama Sejumlah Menteri Kunjungi Pembangunan Sirkuit Mandalika, NTB
Melalui video konferensi pers yang dirilis oleh penyelenggara MotoGP, 27 September 2020. Rosi ingin membalap di sirkuit Mandalika, NTB. Rencananya di gelar tahun 2021. Sirkuit balap yang memiliki panjang 4,31 Kilometer dengan 17 tikungan,
Sepertinya mempunyai daya tarik sendiri baginya, Dekat laut, jalan raya dan pemandangan yang indah, itu membuat sang the doctor ingin membalap di Indonesia.
Era Jokowi balapan di sirkuit itu bisa digelar. Rupanya Jokowi itu benar-benar Presiden untuk seluruh rakyat Indonesia, Bagaimana tidak? NTB, Aceh, dan Sumbar adalah tiga daerah yang perolehan suara Jokowi kalah dibanding dengan suara Prabowo. Menurut data resmi KPU, pilpres di NTB, Jokowi mendapat suara 951.242 sedangkan Prabowo mendulang suara 2.011.319.
Namun, Jokowi tetap melaksanakan dan menyelesaikan pembangunan sirkuit yang diakui dunia. Termasuk pebalap motoGP, Valentino Rosi.
Hati Jokowi itu tulus dan benar-benar jujur membangun Indonesia. Kakek dari Jan Ethes, Sedah Mirah Nasution, La Lembah Manah, dan Panembahan Al Nahyan Nasution ini menjalankan amanat konstitusi yang dilandasi Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI kepad semua rakyar Indonesia yang mendukung maupun tidak.