Senin, 26 Oktober 2026

Merah Muda Fest, PDI Perjuangan Ajak Anak Muda Surabaya Berani Speak Up

Photo Author
Elya Yuddy Irawan, Nawacita Post
- Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:16 WIB

 

SURABAYA, NAWACITAPOST.COM – Anak muda tidak cukup hanya didengar saat dibutuhkan. Mereka juga perlu diberi ruang untuk berbicara, menyampaikan kritik, bahkan mempertanyakan arah kebijakan. Semangat inilah yang mewarnai Merah Muda Fest: Merah Berani, Muda Beraksi, yang digelar DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Minggu (25/10/2026).

Menyongsong 100 Tahun Sumpah Pemuda, kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan bagi anak muda untuk menyalurkan kreativitas, bertukar gagasan, sekaligus menyuarakan keresahan tentang kondisi politik dan masa depan kota.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Armuji, secara langsung membuka acara dengan mengajak generasi muda untuk tidak ragu menyampaikan pendapat. Baginya, keberanian berbicara dan kebebasan mengkritik menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan demokrasi yang sehat.

Baca Juga: Pantai Kenjeran Bukan Tempat Sampah! Merah Muda Fest PDIP Surabaya Tantang Anak Muda Tak Cuma Jadi Penonton

“Waktunya anak Surabaya speak up. Sumpah Pemuda ini hari kalian semua. Silakan sampaikan ide kalian, apa pun gagasan anak-anak muda. PDI Perjuangan Surabaya akan memfasilitasi,” ujar Armuji.

Wakil Wali Kota Surabaya yang dikenal lugas itu bahkan secara terbuka mempersilakan anak muda melontarkan kritik tanpa rasa takut.

“Silakan kalian mengkritisi, kami akan mendengar dan tidak ada intimidasi. Wes gak jamane, rek!” tegasnya.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu pesan utama Merah Muda Fest. Bahwa ruang politik semestinya bukan hanya milik mereka yang sudah lama berkecimpung di dalamnya, tetapi juga terbuka bagi generasi muda yang membawa perspektif, kegelisahan, dan harapan baru.

Dari Panggung Kreativitas hingga Obrolan Politik

Suasana Merah Muda Fest berlangsung semarak melalui berbagai agenda, mulai dari penampilan musik langsung, art performance, stand-up comedy bersama Dinosaur, hingga live podcast yang menghadirkan Armuji dan Eri Irawan sebagai narasumber dengan dipandu Elni Nainggolan.

Elni, Wakil Ketua Bidang Media DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, menghidupkan perbincangan dengan memancing keberanian peserta untuk menyampaikan pandangan. Obrolan pun berkembang dari gerakan aksi hingga polemik ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang menjadi salah satu topik diskusi politik nasional.

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi podcast yang dihadiri anak-anak muda dan kader baru PDI Perjuangan. Candaan khas Armuji turut mencairkan suasana, membuat diskusi politik terasa lebih santai tanpa kehilangan substansinya.

Selain Armuji, kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan, Bendahara DPC PDI Perjuangan Surabaya Agatha Retnosari, Wakil Ketua Bidang Kepemudaan Khusnul Khotimah, Gus Teguh dari bidang kerohanian, serta sejumlah fungsionaris lainnya.

Armuji menjelaskan, peserta kegiatan ini antara lain berasal dari kalangan anak muda yang sebelumnya mengikuti sekolah partai yang diselenggarakan DPD PDI Perjuangan. Dari Surabaya, terdapat 18 peserta yang dinilai memiliki ketertarikan untuk mengenal lebih jauh dunia politik dan perjuangan partai.

Menurut dia, keterlibatan anak muda tidak boleh berhenti pada kehadiran dalam sebuah acara. Mereka perlu dilibatkan secara berkelanjutan dalam berbagai kegiatan dan agenda kepartaian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Elya Yuddy Irawan

Tags

Terkini