Kamis, 4 Juni 2026

Awas! Gerakan Khilafah Menjalar Di Swasta Termasuk Rumah Sakit

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Sabtu, 27 Juni 2020 | 14:49 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST-Tumbuh suburnya gerakan  khilafah yang memanfaatkan lahirnya orde reformasi sudah menjalar ke berbagai perusahaan-perusahaan swasta termasuk Rumah-rumah sakit.  Gerakan ini jika dibiarkan tanpa ada ketegasan yang berarti dari aparat hukum,  bisa melakukan  segala cara pembenaran dengan tujuan utamanya mengganti paham negara,  Pancasila dengan  Khilafah.  Paham  mereka juga  bukan hanya masuk dalam lembaga pendidikan  formal dan non formal.  Pendidikan  kurikulam normal dari Depertemen Pendidikan dan Kebudayaan RI  oleh mereka bisa ditambah dengan  paham-paham penyimpangan kepada anak didiknya, salah satu  yang viral adalah lagu anak-anak Balonku Ada Lima,  dan Naik-Naik Kepuncak Gunung yang tak pantas, dan tak boleh dinyanyikan oleh mereka.

Bukan hanya itu ucapan selamat hari raya di medos seperti Facebook, WhatAspp yang dulu tak ada ganjalan dan masalah kitapun selalu menerimanya dari mereka yang berbeda agama,  sudah mulai  hilang. Seperti di ungkapkan  Adi bukan nama sebenarnya, menyatakan  dulu ucapan  itu kepada temannya yang berbeda agama dengannya hal biasa, tapi sekarang  sapaan di medsos tak bisa dilakukan karena sudah aturan dari pimpinannya, tanpa mau menjelaskan lebih jauh tentang  kenapa itu bisa terjadi.  Kisah nyata lainnya, ada seorang penjual makanan  cemilan di bilangan Jakarta Timur  yang  tak mau makanannya dibeli oleh  pembeli yang tidak sealiran atau tidak sepahaman dengannya, hanya gara-gara pembelinya membeli untuk acara ulang tahun. Jadi, jelas aliran atau paham khilafah bukan hanya diwaspadai, namun perlu ditindak segera. Supaya anak bangsa yang Berbhineka Tunggal Ika bisa melakukan kebangsaannya secara normal

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB