Jakarta NAWACITA - Sekelompok masyarakat dari kalangan pekerja dibawah naungan Serikat Pekerja Nasional (SPN) mendeklarasikan dukunganya ke pasangan nomor urut 01, Jokowi-Maruf Amin. Dukungan ini berlawanan, jika melihat bahwa SPN ada di bawah Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang mendukung pasangan calon nomot urut 02, Prabowo-Sandiaga.
Pada jumpa persnya kepada wartawan, Ketua Bidang Politik Puji Santoso menyampaikan ia memastikan dukungan SPN bakal berpengaruh besar, mengingat diantara jumlah anggota KSPI, anggota SPN yang terbanyak. SPN memiliki basis di 15 Provinsi dengan anggota 341.868 pekerja. Puji pun meyakini, arus yang berada di bawah sangat banyak yang mendukung paslon nomor urut 01 tersebut.
"Saya berani sampaikan, ini pasti akan berpengaruh besar. Kalau pun terbelah image ada di pasangan 02, tetapi fakta dil apangan tidak seperti itu. Memang framing buruh ada di pasangan 02 itu sangat ampuh akan tetapi itu tidak sampai di bawah. Justru dibawah masih sangat banyak yang mendukung pak Jokowi," kata Puji di Media Center Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Amin Jakarta, Kamis (4/4).
Puji juga memastikan dukungan ke paslon 01 bukan cuma SPN saja, meskipun ia tidak gegabah untuk menyatakan bahwa dukungan dari KSPI kepada capres Prabowo-Sandi hanya membawa gerbong kosong.
"Saya tidak akan gegabah mengatakan itu gerbong kosong, tetapi perlu saya sampaikan, tidak hanya SPN saja, tetapi banyak. Namun persoalannya mereka tidak mengungkapkan hal tersebut. Kami menentukan sikap ini, kami pun berkordinasi dengan federasi yang lain," ujarnya.
Dikesempatan itu Ketua Umum DPP SPN Djoko Heriyono bersama sejumlah pengurus lainnya juga ikutan menyinggung dukungan KSPI (Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) kepada pasangan Prabowo-Sandi.
Dukungan itu, kata dia, tidak mewakili kepentingan kelembagaan federasi, khususnya federasi SPN.
"SPN merasa hanya dijadikan komoditas politik semata tanpa mempertimbangkan realitas dan nilai-nilai
perjuangan buruh, yang kemudian membuat kedaulatan federasi menjadi tergerus," ujarnya.
"Sebagai bentuk penolakan terhadap hegemoni dan politisasi ke dan sekaligus untuk menyelamatkan marwah dan kedaulatan federasi dan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada anggota SPN, maka kami mengalihkan dukungan kepada pasangan 01 Joko Widodo- Ma'ruf Amin," lanjutnya.
Dukungan diberikan kepada pasangan 01, kata Joko, karena dinilai memiliki visi yang lebih pro buruh karena dan berkomitmen meletakkan pondasi pembangunan nasional melalui penguatan sumber daya manusia, termasuk kualitas pekerja.
"Selain itu, realitas di bawah menunjukkan sebagian besar kader-kader SPN yang berpartisipasi dalam pemilu legislatif tersebar ke dalam parpol-parpol pendukung Jokowi-Maruf," jelasnya.
Dukungan yang diberikan ini sebagai bentuk perjuangan politik demi memperkuat posisi tawar kaum buruh ke dalam berbagai agenda pembangunan yang diusung Jokowi-Maruf di masa yang akan datang.
"Kami percaya akan lebih mampu menjadi penyambung kepentingan kaum buruh untuk mewujudkan kesejahteraan warga negara dan keadilan sosial," katanya.
(Red: Ask wk.com)
Editor: Tim Redaksi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Rabu, 3 Juni 2026 | 11:32 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 13:41 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 11:42 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 23:44 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 00:07 WIB
Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB
Kamis, 21 Mei 2026 | 18:48 WIB
Selasa, 19 Mei 2026 | 16:07 WIB
Selasa, 19 Mei 2026 | 09:31 WIB
Senin, 18 Mei 2026 | 14:41 WIB
Minggu, 17 Mei 2026 | 15:44 WIB
Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:45 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 20:30 WIB
Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB
Sabtu, 9 Mei 2026 | 13:36 WIB
Minggu, 3 Mei 2026 | 17:55 WIB
Selasa, 21 April 2026 | 21:19 WIB
Minggu, 19 April 2026 | 21:56 WIB
Jumat, 3 April 2026 | 23:29 WIB
Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:23 WIB