Jakarta NAWACITA – Lembaga Surei Indonesia (LSI) Denny JA merilis, hasil survei menunjukkan, pada responden beragama Islam, calon presiden Joko Widodo (Jokowi) – Ma’ruf Amin menempati posisi unggul 55-61,4 persen. Sedangkan Prabowo-Sandi 38,6-45 persen.
Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa mengungkapkan, di kalangan selain Islam, Jokowi-Ma'ruf juga unggul hingga 80 persen mengalahkan Prabowo-Sandi yang hanya memperoleh 25 persen.
Survei ini dilakukan pada 18 hingga 26 Maret 2019 dengan 1.200 responden. Survei dilakukan di 34 provinsi di Indonesia dengan metode sampel acak bertingkat melalui wawancara tatap muka dan kuesioner.
Margin of error dari survei ini sebesar 2,8 persen. Selain survei, LSI Denny JA juga melakukan riset kualitatif dengan metode focus group discussion (FGD), analisis media, dan wawancara mendalam.
Ardian juga menyebutkan, responden simpatisan Fron Pembela Islam (FPI)) tidak mutlak mendukung pasangan capres Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.
Jumlah responden dari kalangan FPI ini berjumlah 0,9 persen dari 1.200 responden.
Jumlah pemilih cares nomor urut 02 dari kalangan simpatisan FPI tersebut dalam rentang 52,4-58,8 persen. Namun mereka yang memilih Joko Widodo - Ma'ruf Amin cukup signifikan yakni di rentang 41,2 - 47,6 persen.
"Jadi di pemilu ini dri FPI tak mutlak dukung Prabowo-Sandi tapi terbelah juga ke Jokowi-Ma'ruf," kata Ardiana saat menyampaikan hasil survei, Rabu (3/4).
Ia menjelaskan, dukungan FPI terhadap pasangan capres nomor urut 01, karena stigma tak ramah Islam pasangan nomor urut 01 ini mulai terkikis.
"Secara angka memang tidak terlalu jauh. Mengapa (ada FPI yang dukung) karena persepsi bahwa Jokowi-Ma'ruf tidak ramah Islam dan ulama lambat laun semakin terkikis," kata Ardian.
Ardian menilai, dukungan simpatisan FPI pada Prabowo-Sandi yang cukup besar, tak lepas dari dukungan imam besar FPI Rizieq Shihab kepada paslon nomor urut 02 itu.
Namun dikatakannya, tak hanya FPI, dari responden simpatisan PA 212 sebanyak 13,5-19,9 persen juga memilih Jokowi-Ma'ruf dengan basis responden 0,6 persen. Sementara mayoritas 80,1-86,5 persen memilih Prabowo-Sandi.
Di sisi lain, Jokowi-Ma'ruf unggul di simpatisan NU yakni 62,4-68,8 persen. Sedangkan Prabowo-Sandi hanya meraih 31,2-37,6 persen.
"Dari sisi agama, Jokowi-Ma'ruf juga lebih unggul ketimbang Prabowo-Sandi," katanya.
Secara umum elektabilitas Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi masih jauh. Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf dalam rentang 56,8-63,2 persen. Sementara Prabowo-Sandi 36,8-43,2 persen. Terdapat selisih dua digit atau sekitar 20 persen.
Prabowo-Sandi selama ini dikenal didukung oleh Ijtimak Ulama, termasuk di dalamnya tokoh-tokoh FPI dan PA 212. Imam Besar FPI Rizieq Syihab juga selama ini dikenal mendukung Prabowo-Sandi.
Editor: Tim Redaksi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Rabu, 3 Juni 2026 | 11:32 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 13:41 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 11:42 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 23:44 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 00:07 WIB
Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB
Kamis, 21 Mei 2026 | 18:48 WIB
Selasa, 19 Mei 2026 | 16:07 WIB
Selasa, 19 Mei 2026 | 09:31 WIB
Senin, 18 Mei 2026 | 14:41 WIB
Minggu, 17 Mei 2026 | 15:44 WIB
Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:45 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 20:30 WIB
Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB
Sabtu, 9 Mei 2026 | 13:36 WIB
Minggu, 3 Mei 2026 | 17:55 WIB
Selasa, 21 April 2026 | 21:19 WIB
Minggu, 19 April 2026 | 21:56 WIB
Jumat, 3 April 2026 | 23:29 WIB
Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:23 WIB