NAWACITAPOST.COM - Dua kubu Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, mengklaim kemenangan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nganjuk berharap semua bisa menahan diri.
Dua kubu Paslon tersebut adalah Paslon nomor urut 01 Muhammad Muhibbin Nur - Aushaf Fajr Herdiansyah (Muhibbin - Aushaf) dan Paslon nomor urut 03 Marhaen Djumadi - Trihandy Cahyo Saputro (Marhaen - Handy).
Baca Juga: Kontestasi Pilkada Nganjuk Memanas, Dua Kubu Paslon Saling Klaim Kemenangan
Pada berita sebelumnya yang berjudul "Kontestasi Pilkada Nganjuk Memanas, Dua Kubu Paslon Saling Klaim Kemenangan" dua kubu paslon saling mengklaim dirinya menang.
Paslon tersebut adalah Paslon nomor urut 01 Muhammad Muhibbin Nur - Aushaf Fajr Herdiansyah (Muhibbin - Aushaf), dan paslon nomor urut 3 Marhaen Djumadi - Trihandy Cahyo Saputro (Marhaen - Handy).
Baca Juga: Dua Paslon Saling Klaim Menang, Yuk Pahami Menang Dalam Pilkada Bupati Nganjuk 2024
KPU Kabupaten Nganjuk melalui Yusuf Setyawan Divisi Teknis Penyelenggaraan ketika diwawancarai berkata, saling klaim itu adalah hak masing-masing paslon, cuma bilamana saya boleh berharap pada tiap-tiap paslon, ayolah saling menjaga diri, menahan diri, mari kita ciptakan suasana di daerah kita itu sejuk kondusif, tidak ada gejolak yang berarti terutama di lapisan bawah masyarakat.
"Karena apapun itu, nanti akan ada tahapan yang harus dilalui, terutama yang telah diatur di regulasi, saat KPU kan sedang berproses, untuk melakukan rekapitulasi, yang mulai hari ini sudah berproses rekapitulasi di tingkat kecamatan," kata Yusuf Setyawan kepada wartawan Nawacitapost.com, pada Jum'at (29/11/2024).
Lanjut Yusuf Setyawan, ya kalau untuk penyebab dan tidak saya tidak bisa komentar, tapi ya itu tadi harapannya semua paslon silahkan, mereka punya data sanding masing-masing, karena apa tiap-tiap paslon itu punya saksi sampai di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS).
"Sehingga tiap-tiap saksi itu punya sajian data C hasil salinan, yang itu merupakan representasi apa yang ada dan didapat di TPS, yang pasti semuanya sudah terkumpul dan diinput di dalam satu basis datanya masing-masing paslon, tapi meskipun demikian KPU juga melakukan rekapitulasi berjenjang, mulai dari Kecamatan sampai nanti tingkat Kabupaten, bahkan untuk yang paslon provinsi juga akan dilakukan rekap sampai ditingkat provinsi," ujar pria yang akrab dipanggil Yusuf itu.
Yusuf menambahkan, ya nantilah kalau sudah saatnya tiba, itu kita juga akan mempublish apa yang telah kita hasilkan selama sekian waktu ini.