Majalengka, NAWACITAPOST.COM - Tercatat sudah mengarungi perjalanan yang cukup panjang bagi lembaga yang concern terhadap Kemajuan kehidupan berdemokrasi di Negara Indonesia.
16 Tahun perjalanan Bawaslu sejak berdirinya pada tahun 2008 lalu menjadi catatan penting dalam memperjuangkan demokrasi Bangsa Indonesia yang berkualitas dan berintegritas tinggi untuk Indonesia yang Maju.
Hal itu menjadi catatan penting bagi Ketua Bawaslu Kabupaten Majalengka Dede Rosada dalam keterangan tertulisnya dia mengatakan bahwa usia ke 16 tahun merupakan momentum penting yang menandai tugas berat yang diemban Bawaslu dalam Pemilu.
"Bawaslu memiliki peran sentral dan bertanggung jawab yang besar dalam penguatan Demokrasi Indonesia," ujar Dede Rosada, Selasa (09/04/2024).
Deros begitu sapaannya, menambahkan bahwa pada usia ke 16 ini yang bertepatan dengan penyelenggaraan pemilu 2024 sebagai langkah terbaik dalam memperingati pencapaian dan kontribusi yang telah dilakukan Bawaslu.
“Wujudnya ialah dengan memperkuat hubungan dengan berbagai stakeholder seperti KPU, DKPP, Partai politik, LSM dan Masyarakat Umum,” tegasnya.
Dalam menjaga integritas pemilu, Bawaslu terus memberikan upaya upaya konkret sebagai wujud menciptakan demokrasi Bangsa yang berkualitas sesuai harapan reformasi.
Menjadi garda terdepan mengawal keadilan pemilu, Lanjut Deros, Bawaslu terus memberikan kontribusi nyata menjaga hak pilih yang tersebar di seluruh negeri.
“Dalam memastikan proses demokrasi berjalan dengan baik, adil dan berintegritas Bawaslu memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa suara mereka dihargai dan diwujudkan dalam hasil pemilu yang akurat dan transparan,” ungkapnya.
Maka dari itu, perjalanan 16 tahun menjadi catatan penting momentum perbaikan diri. Pasalnya, Bawaslu sebagai tonggak demokrasi Bangsa harus mampu menjawab tantangan dalam mewujudkan Indonesia Berdemokrasi yang berkualitas.
"Kami ucapkan selamat ulang tahun yang ke 16, 16 tahun mengawasi untuk Indonesia. Bersama Rakyat awasi pemilu, bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu," tandasnya.(Defri Ardiansyah)