NAWACITAPOST.COM - Aushaf Fajr Herdiansyah adalah orang Nganjuk yang berpandangan integritas diri adalah modal utama setiap orang untuk menggapai sukses. Integritas diri yang berupa kejujuran, tanggungjawab, peduli dan kerja keras merupakan karakter yang menunjukkan eksistensi seseorang dalam kehidupan.
Hadirnya Aushaf Fajr Herdiansyah sebagai salah satu calon wakil bupati yang mendampingi Muhammad Muhibbin Nur (Gus Ibin) bukan karena tiba - tiba. Bahkan dari awal beliau (Aushaf Fajr Herdiansyah red) menargetkan sebagai kandidat Bupati, namun karena orang tuanya memberi restu untuk mendampingi Gus Ibin, akhirnya beliau (Aushaf Fajr Herdiansyah red) mematuhinya. Sebagai pengusaha sukses yang sudah kaya pengalaman, Aushaf terpanggil untuk membangun Nganjuk tanah kelahirannya.
Baca Juga: Kiai Berpolitik Ada Sejak Zaman Dulu
Aushaf memandang Nganjuk memiliki potensi yang besar, letak geografis yang strategis, sumber daya alam yang bagus dan potensi besar untuk dijadikan kota industri. Maka melalui kesuksesan yang sudah diraih dalam mengelola perusahaan yang dimiliki, beliau (Aushaf red) ingin membangun Nganjuk dengan menggandeng pengusaha dan investor untuk dibawa ke Nganjuk.
Aushaf mengimpikan Nganjuk menjadi kota Industri strategis yang bisa ditempati perusahaan - perusahaan multi nasional besar yang mampu membuka lapangan kerja yang besar. Karena terbukanya lapangan kerja akan meningkatkan pendapatan masyarakat, peningkatan pendapatan masyarakat akan mendorong daya beli masyarakat. Meningkatkatnya daya beli masyarakat akan menggairahkan dunia usaha tumbuh subur di Nganjuk.
Baca Juga: Benarkah Persiapan dan Modal Mencalonkan Bupati dan Wakil Bupati Mencapai Puluhan Miliar Rupiah??
Dengan pengalamannya sebagai pengusaha sukses, beliau (Aushaf red) mengajak investor dan koleganya yang memiliki uang untuk di investasikan di Nganjuk. Nganjuk perlu seorang kreator dan inovator cerdas dalam mengoptimalkan pembangunan ekonomi dan industri.
Selama ini Bupati dari masa ke masa selalu mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk direkayasa dan eksploitasi untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya. Maka cita - cita seorang Aushaf muda ini akan membawa kemajuan Nganjuk dari sisi yang lain.
Baca Juga: Fenomena Politik Pencitraan Dalam Pilkada 2024
Belajar dari Kota Madiun yang wajah kotanya sudah mengalahkan kota metropolis, semua dilakukan karena sentuhan wali kotanya yang kreatif dan berani dengan meminta seluruh perusahaan yang bersinggungan dengan Kota Madiun wajib memberikan Corporate Social Responsibility atau program CSR-nya untuk membangun Kota Madiun. Alhasil kita semua bisa melihat hasilnya.
Aushaf dan Gus Ibin sudah memiliki komitmen untuk memajukan Nganjuk dengan berbagi peran masing - masing. Semua tertuang dalam kesepahaman sebelum partai pendukung memberikan rekomendasi untuk mengusung. Maka visi membangun yang sangat bagus ini Insya Allah akan menjadi terobosan baru untuk Nganjuk Digdaya di masa depan.
Baca Juga: Makna Strategis Warga NU Dalam Pilkada 2024
Nganjuk butuh pemimpin yang memiliki kreasi, inovasi dan keberanian untuk berubah dari pada berbasis basi dengan mengandalkan APBD untuk membangun tanpa berusaha mencari sumber anggaran yang lain. Saatnya yang Muda yang memimpin untuk Nganjuk menjadi lebih Maju!!! Semoga Allah meridloi … Aamiin.
Artikel Terkait
Rakyat Dalam Marketing Politik
Prabowo Efek Dalam Pilkada Nganjuk 2024
Makna Strategis Warga NU Dalam Pilkada 2024
Fenomena Politik Pencitraan Dalam Pilkada 2024
Benarkah Persiapan dan Modal Mencalonkan Bupati dan Wakil Bupati Mencapai Puluhan Miliar Rupiah??
Kiai Berpolitik Ada Sejak Zaman Dulu