Minggu, 19 Juli 2026

Suatu Sore Lebih Bermakna, Baca Puisi Dienza Agoestha Edisi 1 - 2 Februari

Photo Author
Tiarsin Nawacita, Nawacita Post
- Jumat, 2 Februari 2024 | 16:47 WIB
Ilustrasi puisi tentang laut pada waktu senja sore hari (foto istimewa)
Ilustrasi puisi tentang laut pada waktu senja sore hari (foto istimewa)

 

NAWACITAPOST.COM

SUATU SORE l

Angin tiba-tiba menyepoi hasrat memerdekakan sekitarku,
Pohon yang tlah lama kering bagai kecapi, dibiar terlantar pemiliknya,
Canggung berdiri di tengah orkes meratap,
Pelahan menggigil,
Dilupa oleh payah dan sedih,
Oleh derita,
Dan dilupa oleh kemestian.

Baca Juga: Citarum Harum, Puisi Lau Tze, dan Long March Siliwangi

Kini segaramu menyapa,
Aku dengarkan debur ombaknya, kawan !
Resonator alam yang menyejuk kau tiupkan,
Jawaban suatu resia,
Dari kehidupan orang-orang pinggiran,
Yang hampir tak kedengaran di sana.

Tapi eit., jangan kau tipu !
Sebab murka mereka, singa !

Baca Juga: Puisi Seorang Penyair Yang Belum Selesai

Wahai keajaiban kasih, pucuk pohon di tinggi,
Bawakan mereka indahnya perubahan,
Bukan sekedar terharu oleh nyanyian burung-burung,
Yang sebentar lalu, lantas hilang sirna,
Entah ke mana.

Nganjuk, 1 Februari 2024
DIENZA AGOESTHA

Baca Juga: Puisi Bunga Flamboyan dan Cerita Cinta SBY - Ani Yudhoyono


SUATU SORE ll

Di batu tempat istirah
Keringat membekas jejak
Pada puisiku yang remeh ini
Tidaklah ngelagkan para sanjak

Dimabuk lalai dan alpa
Dan lupa akan yang lalu
Di atas batu sepoi irama angin
Mengayun sejiwa rengsa
Kala tawa semak riap ilalang
Pada mula merekah kembang
Di pohon tua yang kuncub
Burung ramai membuat sarang

Baca Juga: Samawi Jabar Tuntut Fadli Zon Minta Maaf Soal Puisi 'Doa yang Ditukar'

Wahai, sambut hidup rimbun daun
Gelak tawa irama luhur
Dari kukecap minuman
Lebih garang dari sekedar anggur

O, cahaya terlalu cerah
Tembus pelupuk mata
Inikah kebenaranMu, ya Robbi ?
Merestu ke kalbu

Nganjuk, 2 Februari 2024
DIENZA AGOESTHA

Editor: Tiarsin Nawacita

Sumber: DIENZA AGOESTHA

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengambil Hikmah Perjuangan Kader NU Ketika Di PPP

Selasa, 27 Agustus 2024 | 06:00 WIB

Makna Strategis Elektabilitas Dalam Pilkada Tahun 2024

Selasa, 13 Agustus 2024 | 15:47 WIB

Pentingnya Memahami Rekam Jejak Kandidat Bupati

Minggu, 11 Agustus 2024 | 20:27 WIB

Jangan Jadikan Uang Jadi Tuhanmu

Jumat, 9 Agustus 2024 | 08:43 WIB

Mewaspadai Oportunis Politik dalam Pilkada 2024

Kamis, 8 Agustus 2024 | 20:22 WIB