Kamis, 4 Juni 2026

Ungkapkan Kerinduannya, Anak Binaan di LPKA Palu Ciptakan Puisi Untuk Sang Ibu

Photo Author
Tantitamara, Nawacita Post
- Senin, 31 Oktober 2022 | 11:05 WIB
 Anak Binaan di LPKA Palu Ciptakan Puisi Untuk Sang Ibu
Anak Binaan di LPKA Palu Ciptakan Puisi Untuk Sang Ibu

Palu, NAWACITAPOST.COM – Ungkapkan kerinduannya, satu orang Anak Binaan di LPKA Palu ciptakan Puisi untuk sang Ibu, Senin, (31/10). Hal tersebut diketahui sesaat anak tersebut mengikuti bimbingan langsung bersama seksi pembinaan LPKA Palu.

Baca Juga : Penghujung Bulan November, Kepala LPKA Palu Pesankan Tingkatkan Kedisiplinan Dan Deteksi Dini Gangguan Kamtib 

Turut mendampingi secara langsung, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun, yang saat itu ditemani oleh Kepala Subseksi (Kasubsi) Pendidikan dan Bimbingan Kemasyarakatan, Muh.Fauzi, menyebutkan bahwa puisi tersebut diciptakan oleh anak tersebut setelah menerima pendampingan langsung berupa bimbingan konseling dari para petugas LPKA Palu bersama para stakeholder yang turut memberikan pendampingan psikologi kepada anak.

“Ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran tenaga psikolog disini sangatlah dibutuhkan oleh anak yang sedang berhadapan dengan hukum. Bayangkan saja, sebelumnya anak ini terbilang senang menyendiri yang disebabkan adanya permasalahan hukum yang ia hadapi. Akan tetapi, saat ini ia dapat mengikuti segala program pembinaan dan dapat berinteraksi dengan baik, termasuk sukses menuangkan pikirannya kedalam sebuah puisi yang indah,” jelas Revanda.

Sementara itu, Fauzi turut menerangkan bahwa hal baik tersebut, akan menjadi perhatian serius bagi pihaknya agar lebih ditingkatkan. Dirinya pun menambahkan akan intensif melakukan koordinasi bersama para mitra kerja sama yang konsen terhadap pengembangan budaya literasi kepada anak.

“Kami akan terus berupaya untuk mendukung setiap minat dan bakat anak, termasuk untuk pembentukan budaya literasi LPKA Palu sendiri, kemarin kita telah bekerja sama dengan beberapa Dinas maupun Komunitas pemerhati anak, tentu ini menjadi angin segar bagi kami agar lebih mengoptimalkan pembimbingan ini,” terang Fauzi.

Dalam tulisannya, satu orang anak binaan itu pun memadukan setiap kalimat demi kalimat yang sangat menggambarkan segala kerinduan dan kecintaannya kepada ibunya.

“Ibu adalah segalanya bagi saya, biarlah hanya do’a yang menjadi penghulu untuk rinduku kepadanya, semoga ia sehat dan bahagia selalu,” pungkas anak tersebut. (asr)

Editor: Tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini