Jawa Barat, Nawacitapost.com – Satu – Satunya Organisasi Nasional yang dimikili oleh masyarakat Nias saat ini adalah HIMNI yang merupakan Himpunan Masyarakat Nias Indonesia dengan dibawah pengawasan Majelis Pengawas Organisasi (MPO) yang dipimpin langsung orang nomor satu di Kemenkumham RI, Prof. Yasonna H. Laoly, SH., M.Sc., Ph.D dan Dewan Pimpinan Pusat dihahkodai salah seorang pejabat politisi Senayan yakni Marinus Gea, SE., M.Ak Sebagai Ketua Umum, Sekretaris Jendaral, Otoli Zebua dan Bendahara Umum, Marinus Nazara.
Pergantian kepengurusan pada setiap organisasi merupakan hal yang biasa dilakukan dalam menjalankan dinamika gerak organisasi untuk mewujudkan tujuan dan cita-cita serta percepatan kerja organisasi supaya dapat berjalan dengan tepat dan sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Demikian halnya yang dilakukan oleh DPD HIMNI Jawa Barat pada pelantikan pengurus lengkap LBH HIMNI & BPP GAPNINDO di Golden Flower Hotel, Sabtu 25/06.
-
Pada acara pelantikan pengurus lengkap Lembaga Bantuan Hukum (LBH) DPD HIMNI dan BPP Gabugan Pengusaha Nias Indonesia (GAPNINDO) tersebut, turut hadir Ketua Umum HIMNI, Marinus Gea, SE., M.Ak, dan Bendahara HIMNI, Marinus Nazara, Ketua DPD Jawa Barat, Yusman Ziliwu, Ketua Umum Gapnindo, Ir. Mardhin Zendato, Perwakilan Gubernur Jawa Barat, Perwakilan Polda Jawa Barat, Tokoh Masyarakat serta Tokoh Agama.
Awal sambutannya, Marinus Gea menyampaikan rasa belangsungkawa sedalam-dalamnya kepada salah seorang pendiri HIMNI yakni Almarhum Firman Harefa yang telah meninggalkan kita pada beberapa hari yang lalu. “Sebagai penghormatan atas kepulangan beliau kepangkuan sang pencipta, atas jasa-jasa beliau terhadap kemajuan HIMNI maka marilah kita mengheningkan cipta sejenak,” Sambut Marinus Gea.
-
Lanjutnya, Marinus Gea sangat mengapresiasi usaha atau upaya yang telah dilakukan oleh DPD HIMNI Jawa Barat dalam rangka pelantikan pengurus lengkap DPD HIMNI juga Badan Pengurus Pusat (BPP) GAPNINDO dan LBH DPD HIMNI Jawa Barat, semoga tugas dan tanggung jawab serta amanat yang diberikan untuk menjadi pengurus dimasing-masing sesuai dengan bidang dan profesinya.
“Mari kita jalankan dengan profesional sesuai tugas dan fungsi kita dengan mengedepankan persatuan dan kesatuan,” Tegas Marinus Gea.
Terusnya, Ia juga membahkan bahwa apa yang bapak ibu terima hari ini merupakan pengabdian kepada masyarakat Jawa Barat asal kepulauan Nias yang hidup berdampingan bersama masyarakat Jawa Barat dari Suku lain.
“Tugas dan tanggung jawab ini kita bukan sekedar menjadi pengurus tetapi kita harus menjadi bagian yang bersinergi terhadap masyarakat Jawa Barat secara keseluruhan,” tandas Marinus Gea
Mengimplementasikan hal tersebut, politisi senayan itu menyebutkan harus adanya sinergitas kepentingan pembangunan serta harapan masyarakat dalam menegakkan hukum, berkontribusi pada keamanan dan ketertiban, membangun komunikasi dengan suku lain serta bersinergi dengan instansi yang ada. “karena hanya dengan itu kita mampu mengimplementasikan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab kita semua sebagai bagian dari masyarakat asal kepulauan Nias untuk mendukung pembangunan Nias dan pembagunan Indonesia,” ungkap Marinus Gea.
Pesannya agar pengurus yang terpilih menyadari bahwa kehadirannya adalah menjaga persatuan dan kesatuan didalam HIMNI serta sungguh-sungguh menjalankan janji pelantikan yang telah diucapkan, karena adanya persatuan dan kesatuan maka semua yang di cita-citakan HIMNI bisa berhasil dengan baik. Ia juga mengatakan pada rencana RAKENAS di Nias, 23 Mei 2023 kedepan mengingatkan untuk mempersiapkan diri untuk menjadi pemimpin di HIMNI.
-
Begitu juga yang disampaikan kepada Ibu-ibu DPD Jawa Barat telah mempelopori, memunculkan kreatif kebangkitan ekonomi melalui UMKM walaupun baru dimulai, Marinus Gea sangat mengapresiasi usaha kreatif yang ditampilan pada acara pelantikan tersebut. Pesanya UMKM ini dibuat lebih legal supaya dana UMKM yang telah diprogramkan pemerintah bisa didapat,” dengan kekompakkan dan tidak adanya perpecahan, saya yakin program-program DPD HIMNI Jawa Barat semakin besar dan bisa menyayomi masyarakat asal nias kurang lebih 48000 jiwa yang ada di Jawa Barat ini,” pesan Marinus.