Karawang, NAWACITAPOST.COM - Menjelang Hari Raya Iedul Adha penjualan sapi kurban tetap laris di lapak sapi kurban Kang Andry di Jalan Pasunda Kelurahan Adiarsa Barat, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, ramai meskipun wabah PMK (penyakit mulut dan kuku) merebak.
Salah seorang penjual sapi kurban Andri (32) mengatakan berjualan sejak hari Jumat tanggal 17 Juni 2022. Dalam rentan waktu kurang satu minggu, sudah sebanyak 33 sapi kurban terjual.
"Alhamdulillah sudah mulai ramai yang datang dari perumahan-perumahan, majelis-majelis ya ada 33 yang beli," Ungkapnya, Selasa (21/6/2022).
Selain itu, Andri mengaku kuatir dengan adanya wabah PMK soal penjualan sapi kurbannya. Akan tetapi ternyata tidak terlalu berpengaruh.
"Ada si khawatir turun, tapi ya tetap yakin aja karena rezeki Allah yang ngatur. Sejauh ini alhamdulillah sudah kejual 33," jelasnya.
Menurut Andri,guna untuk mencegah sapi yang dijualnya tidak terpapar PMK, selalu melakukan pemeriksaan kesehatan dengan ketat.
Bahkan dirinya juga memiliki dokter hewan pribadi agar selalu memastikan kondisi kesehatan hewannya. Hewan yang dikirimnya dari luar daerah itu pun juga di karantina terlebih dahulu.
"Kalau sapi di sini yang dijual dari Bali, karena diyakini lebih tahan dari PMK. Ditambah memang peminat pembelinya lebih tinggi sapi bali," jelas dia.
Masih kata Andri, adapun soal harga sapi yang dijualnya itu mulai dari Rp 70-72 juta. Harga itu terjadi peningkatan dibandingkan tahun lalu.
"Jauh beda, naik harganya. Dulu Rp 65-70 juta sekarang Rp 70-72 ya relatif harganya," pungkasnya.
Nurjaya Bachtiar