news

Jajanan Favorit Kelahiran Tahun Lima Puluhan Kembali di Buru, Ini Alasannya

Senin, 16 Agustus 2021 | 20:53 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST.COM - BAGI Anda yang pernah tinggal di wilayah Jakarta Pusat dan saat ini berusia di atas 50 tahun, maka anda akan tahu dan kenal dengan jajanan jaman dulu (Jadul) khas Betawi yakni kerupuk mie yang dicelup ke dalam panci yang berisi sambal kacang yang dicampur ubi dan sagu.

BACA JUGA : Bersikap Tegas, Presiden Jokowi : Tidak Ada Toleransi Bagi Pihak Yang Permainkan Misi Kemanusia Covid-19

Kerupuk Mie Celup Keplek-keplek, kini diburu warga pinggiran Kota Jakarta seperti Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Karawang, Tangerang dan Bogor, yang sejak kecil pernah merasakan nikmatnya Kerupuk Mie yang dicelup Sambal Kacang yang dipadu ubi dan sagu yang merupakan ciri khas jajanan yang telah digemari sejak mereka kecil.



Biasanya, warga yang memburu Kerupuk Mie Celup Keplek-keplek ini pernah tinggal di wilayah Kemayoran, Kepu, Kartini, Karang Anyar dan lain-lain.

"Ya, saya jauh-jauh dari Marakas Pondok Ungu, Kecamatan Babelan sengaja memburu Kerupuk Mie Keplek-keplek ini sampai ke Kemayoran tepatnya di depan Masjid Akbar Kemayoran," terang Irwan Setiawan yang ditemui saat makan jajanan itu bersama rekan-rekannya yang memang sebelumnya tinggal di wilayah Jakarta Pusat.

BACA JUGA : Kepala BNPT RI Resmikan Warung NKRI di Sentra Kreasi Atensi Pangudi Luhur, Bekasi

Deni Setiawan yang kini tinggal di Perumahan Villa Gading Baru (VGB) Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan menambahkan, jajanan khas Betawi itu bikin kangen dirinya. Bahkan Deni bilang, kalau dirinya sengaja mencari jajanan yang dulu sejak kecil disukainya.

"Ya, Kerupuk Mie Celup Keplek-keplek ini adalah jajanan yang paling saya suka sejak kecil. Makanya saya sengaja mencari jajanan ini sampai ke wilayah Kemayoran," bebernya.

BACA JUGA : Berpenampilan Sederhana, KSP Beberkan Alasan Presiden Jokowi Pakai Baju Suku Baduy di Sidang MPR

Dirinya berharap agar makanan khas Betawi yang murah meriah ini tetap dilestarikan oleh Pemerintah DKI Jakarta.

"Ini harus dilestarikan. Kalau perlu di setiap sentra kuliner di Jakarta, pedagang yang menjual Kerupuk Mie Celup Keplek-keplek ini ada," imbuhnya. (Budhi)

Terkini