NAWACITAPOST.COM — Hujan yang mulai menyiram Kota Semarang dan sejumlah wilayah di Jawa Tengah dalam dua hari terakhir disambut gembira oleh warga.
Setelah berbulan-bulan dihantam cuaca panas ekstrem, guyuran air dari langit ini menjadi momen yang sangat dinantikan untuk mendinginkan suhu udara.
Lega dan rasa syukur warga membuncah hingga ke media sosial. Akun Instagram @semarangskyproject mengunggah kabar gembira tersebut saat merasakan kembali guyuran hujan di Semarang.
“Akhirnya Semarang Hujan! Seneng banget bisa nyium aroma khas hujan pertama setelah kemarau panjang. Semoga hujannya merata ya,” tulis akun tersebut pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Unggahan itu langsung dibanjiri respons warganet yang merasakan hal serupa setelah melewati periode panas terik yang berkepanjangan.
Salah satu pengguna, @wind****, menuliskan, “Alhamdulillah adem & akhirnya nyium tanah air hujan”. Sementara itu, akun @david berharap hujan tidak hanya membasahi sebagian wilayah, “Semoga segera merata seluruh kota,” tulisnya.
Meski demikian, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bahwa turunnya hujan di sejumlah titik belum tentu menandakan seluruh Jawa Tengah telah memasuki musim hujan secara merata.
Berdasarkan prakiraan BMKG, cuaca di Indonesia pada 9–11 Oktober 2026 secara umum masih didominasi kondisi cerah berawan hingga hujan ringan.
Khusus Kota Semarang, peluang hujan singkat diprediksi terjadi pada Jumat, 9 Oktober, dengan suhu berkisar antara 23–34 derajat Celsius.
Potensi hujan ringan juga masih membayangi beberapa kecamatan, termasuk Gunungpati, hingga Minggu, 11 Oktober.
BMKG turut mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Meski kondisi kering masih mendominasi di berbagai wilayah, potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang masih bisa terjadi secara lokal.
Warga yang beraktivitas di luar ruangan diminta tetap menyiapkan payung atau jas hujan, serta tidak langsung menganggap kekeringan telah usai secara menyeluruh.