Jumat, 9 Oktober 2026

Taruhan Nyawa di Atas Aspal: Kenali Tanda Ban Motor Wajib Dipensiunkan

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Jumat, 9 Oktober 2026 | 09:41 WIB
Tanda Ban Motor Harus Segera Diganti.  (Foto: Promedia)
Tanda Ban Motor Harus Segera Diganti. (Foto: Promedia)

NAWACITAPOST.COM — Ban merupakan satu-satunya komponen sepeda motor yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Kondisinya memegang peranan paling vital dalam menentukan keselamatan dan kenyamanan berkendara.
 
Sayangnya, masih banyak pengendara yang membiarkan karet si kulit bundar ini tergerus hingga botak licin sebelum memutuskan untuk menggantinya, tanpa menyadari risiko fatal yang mengintai di setiap putaran roda.

Penurunan performa ban sejatinya dapat dirasakan jauh sebelum kondisinya benar-benar gundul. Mengutip panduan resmi dari Suzuki Indonesia, terdapat lima tanda utama yang menjadi petunjuk bahwa ban kendaraan sudah berada di ambang batas aman dan wajib segera diganti:
 

1. Kembangan atau Alur Ban Mulai Menipis

Indikator paling kasat mata adalah perubahan fisik pada alur atau kembangan ban.

"Alur pada ban motor tidak dibuat sekadar sebagai hiasan, melainkan berfungsi untuk memecah air saat melintasi jalanan basah agar tidak terjadi selip," tulis Suzuki dikutip hari ini Kamis 8 Oktober 2026.

Kedalaman alur yang makin terkikis hingga rata dengan permukaan utama akan menurunkan daya cengkeram motor secara drastis, terutama saat menerjang genangan air.

2. Permukaan Tapak Menyentuh Indikator TWI

Pabrikan membekali setiap produk dengan batas keausan resmi berupa Tread Wear Indicator (TWI). Tanda ini umumnya diwakili oleh simbol segitiga kecil di dinding ban yang sejajar dengan alur utama.
 
 
Apabila permukaan tapak telah terkikis hingga menyentuh atau sejajar dengan tonjolan TWI, ban tersebut telah mencapai batas usia pakai dan wajib dipensiunkan demi mencegah potensi bahaya.

3. Muncul Retakan Halus pada Karet

Kerusakan tidak hanya terjadi akibat gesekan dengan aspal, tetapi juga karena paparan cuaca ekstrem dan sinar matahari terik secara terus-menerus yang mengikis elastisitas karet.
 
Retakan-retakan kecil pada dinding atau tapak menandakan struktur ban sudah rapuh dan rentan mengalami kegagalan fungsi saat dipaksa melaju dalam kecepatan tinggi.

4. Kendaraan Oleng dan Sulit Dikendalikan

Sensasi melayang, sulit dikendalikan saat bermanuver di tikungan, atau pengereman yang lambat merespons menjadi sinyal adanya masalah teknis pada ban.
 
 
Jika tekanan angin sudah berada di angka ideal namun laju kendaraan tetap terasa janggal, hal tersebut menunjukkan struktur profil ban telah berubah bentuk atau mengalami keausan yang tidak merata.

5. Timbul Benjolan di Permukaan Ban

Benjolan pada permukaan ban merupakan sinyal bahaya kritis yang tidak boleh diabaikan. Kondisi ini umumnya dipicu oleh benturan keras dengan lubang jalanan atau penggunaan tekanan angin yang terlalu rendah dalam jangka panjang hingga merusak konstruksi benang di dalam ban.
 
Ban yang membengkak sangat rawan pecah secara mendadak saat melaju. Keselamatan dan kenyamanan berkendara bertumpu pada kondisi roda kendaraan.
 
Pemeriksaan rutin secara berkala menjadi kunci utama untuk meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Tiarsin

Tags

Artikel Terkait

Terkini