news

Kurangi Titik Panas di Sumatera Setelah Tim Patroli Terpadu Turun

Rabu, 15 April 2020 | 09:22 WIB

Jakarta, Nawacitaost - Patroli terpadu pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera berhasil menurunkan jumlah hotspot pada awal April 2020.


Jika dibandingkan hotspot sebelum Patroli Terpadu dilaksanakan pada bulan Maret (1-14 Maret 2020) terpantau hotspot satelit Terra Aqua (NASA) sebanyak 138 titik, sedangkan pada bulan April (14/4) saat patroli terpadu dilaksanakan mengalami penurunan sebanyak 75 titik (54,34%) menjadi 63 titik.


“Seperti yang terjadi di Pulau Rupat, Provinsi Riau kemarin, tim patroli terpadu bisa segera melaksanakan pemadaman awal setelah mendeteksi terjadinya karhutla di Desa Tanjung Kapal.” ungkap Basar Manullang, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Kementerian LHK, Basar Manullang  Selasa (14/4).


Basar melanjutkan, selain patroli terpadu di darat, tim satgas udara juga langsung memberikan bantuan waterbombing saat pemadaman, sehingga api bisa cepat diatasi. Tim patroli juga masih terus mendatangi masyarakat desa pada berbagai kesempatan menyampaikan pesan dan ajakan untuk mencegah karhutla di desa yang menjadi sasaran patroli terpadu.


Basar juga mengungkapkan bahwa tim patroli terpadu juga turut serta membantu program pemerintah dalam pencegahan penyebaran COVID-19. Tim patroli terpadu memberikan edukasi kepada masyarakat serta melaksanakan penyemprotan desinfektan pada lokasi yang sering dijadikan tempat berkumpulnya warga.


Selain patroli terpadu, Manggala Agni juga terus melaksanakan pemadaman pada beberapa lokasi yang terjadi karhutla seperti Riau, Kepulauan Riau, Lampung, Sumatera Utara, dan Kalimantan Timur. Pada Minggu ini Manggala Agni di Sumatera dan Kalimantan masih melakukan pemadaman di beberapa titik.


Berdasarkan Satelit Terra/Aqua (NASA) Conf. Level ≥80% perbandingan total jumlah hotspot tahun 2019 dan 2020 (tanggal 1  Januari – 14 April 2020) sebanyak 669 titik, pada periode yang sama tahun 2019 jumlah hotspot sebanyak 1.087 titik, sehingga terdapat penurunan jumlah hotspot sebanyak 418 titik atau sebesar 38,45%.



Terkini