Jakarta, Nawacitapost - Giliran aparatur yang tidak boleh mudik, baik TNI, Polisi, ASN maupun pegawai BUMN jangan coba - coba mudik secara diam diam. Semuanya itu sudah dilarang oleh Presiden Jokowi usai rapat terbatas, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (9/4).
Lanjutnya, Jokowi akan mengevaluasi hal - hal yang ada di lapangan maka dari itu pemerintah ingin melihat lebih detail di lapangan.
“Untuk itu, sekali lagi, pemerintah menganjurkan untuk tidak mudik. Dan tadi sudah saya sampaikan, bahwa penyaluran bantuan sosial khususnya di Jabodetabek, kita berikan ini untuk agar warga mengurungkan niatnya untuk mudik,” kata Presiden.
Terkait transportasi umum, Presiden sampaikan juga akan dibatasi kapasitasnya dan yang memakai kendaraan pribadi juga akan dibatasi dengan pembatasan kapasitas angkut mobil dan motor.
“Ya tadi sudah saya sampaikan bahwa bantuan sosial khusus untuk Jabodetabek ini agar warga tidak mudik,” imbuh Presiden. Kepala Negara mengingatkan sekali lagi, nanti akan ada evaluasi dan kemungkinan juga bisa akan diputuskan hal yang berbeda setelah evaluasi di lapangan itu didapatkan.
“Tetapi memang perlu saya sampaikan, bahwa dari awal pemerintah sudah melihat bahwa mudik Lebaran ini bisa menyebabkan meluasnya penyebaran Covid-19 dari Jabotabek ke daerah-daerah tujuan,” tandas Presiden.