Senin, 6 Juli 2026

Wagub Kepri Ajak Masyarakat Dukung Kebijakan Pemerintah Dalam Memanfaatkan Teknologi

Photo Author
Tiara Islami, Nawacita Post
- Senin, 26 Juli 2021 | 10:09 WIB
Tanjungpinang, NAWACITAPOST - Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina mengajak masyarakat, untuk mendukung kebijakan-kebijakan pemerintah dalam menekan lajunya penyebaran Covid-19. Termasuk menahan diri untuk berkumpul serta di tempat-tempat keramaian.

Ketika ingin bersilaturahmi atau ngerumpi, manfaatkan teknologi dengan video call beramai-ramai atau manfaatkan fasilitas Zoom.

“Berbual-bual dengan memanfaatkan teknologi. Ngerumpi atau ngobrol bareng hal-hal yang baik, yang bernilai positif. Jangan saling berbagi kabar hoax pula,” kata Marlin di Pulau Buluh, Kecamatan Bulang, Batam, Minggu (25/7/2021).

Di Buluh, Marlin hadir bersama Wali Kota Batam H Muhammad Rudi untuk menyerahkan bantuan beras PPKM dari Kementerian Sosial. Sehari sebelumnya, Sabtu (24/7), Wagub Marlin pun hadir di Pulau Belakang Padang untuk menyerahkan beras PPKM.

Marlin mengingatkan agar kabar-kabar hoax, terutama di tengah pandemi ini jangan disebar-sebarkan. Cukup lihat dan hapus. Karena, kadang ada masyarakat yang terpengaruh dengan kabar tak benar dan malah ikut menurunkan imun.

Marlin juga mengajak masyarakat terutama ibu rumah tangga untuk tetap bersabar. Karena selain menghadapi pandemi memikirkan ekonomi keluarga, juga harus menjadi guru.

“Anak-anak sekolah daring (dalam jaringan) atau online dari rumah. Kita sebagai ibu, dipaksa untuk ikut belajar juga,” kata Marlin.

Memang saat ini, rencana pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah masih tertunda. Terlebih ketika masyarakat yang terpapar virus corona di Kepri dan Indonesia terus meningkat. Meskipun begitu, pemerintah tetap terus mempersiapkan upaya-upaya untuk pelaksanaan sekolah tatap muka.

Seperti Pada awal-awal tahun ini para guru dan pengurus di sekolah-sekolah sudah divaksin. Itu semua dalam upaya agar bisa dilaksanakan sekolah tatap muka. Saat ini, sudah 70.903 anak-anak usia 12-17 tahun yang disuntik vaksin dosis pertama. Jumlah ini sama dengan 34,14 persen dari total target anak-anak Kepri yang akan divaksin.

Marlin menyampaikan bahwa ini merupakan ikhtiar bersama untuk terus menekan pandemi dengan membentuk kekebalan kelompok. Termasuk di kalangan anak-anak usia sekolah. Ikhtiar batiniyah juga terus dilakukan bersama-sama oleh semua agama.

“Kita terus berdoa agar pandemi ini cepat berlalu dan dapat kembali menjalankan aktivitas seperti biasa, termasuk proses belajar mengajar di sekolah-sekolah,” kata Marlin.

(Yosdarson Daeli)

Editor: Tiara Islami

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini