NAWACITAPOST.COM — Bea Cukai Tual memberikan fasilitas kemudahan kepabeanan bagi kapal wisata asing (yacht) dalam ajang Darwin–Saumlaki Yacht Race 2026 yang berlangsung di Kabupaten Kepulauan Tanimbar pada 21–24 September 2026.
Darwin–Saumlaki Yacht Race 2026 merupakan kegiatan internasional yang diikuti oleh wisatawan mancanegara dengan berlayar menggunakan kapal yacht dari Darwin, Australia menuju Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Setibanya di Saumlaki, kapal wisata asing peserta wajib memenuhi ketentuan kepabeanan yang berlaku di Indonesia melalui skema impor sementara.
Mempermudah proses ini, Bea Cukai Tual pun memberikan pelayanan menggunakan dokumen vessel declaration (VD), sementara para peserta juga menjalani proses pelayanan dan pemeriksaan oleh instansi terkait sebelum melanjutkan aktivitas selama berada di wilayah Kepulauan Tanimbar.
Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Tual, Muhammad Halil Effendi, menyampaikan bahwa fasilitas tersebut diberikan untuk mendukung kelancaran kedatangan kapal wisata asing dengan tetap mengedepankan aspek pelayanan dan pengawasan.
“Kami memberikan pelayanan kepabeanan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga proses kedatangan maupun keberangkatan kembali kapal peserta dapat berjalan lancar dengan tetap memperhatikan aspek pengawasan,” jelas Halil, dikutip dari unggahan akun Facebook resmi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai pada Selasa (29/9/2026).
Salah satu peserta asal Australia, Ross Champion, mengungkapkan bahwa proses pemeriksaan kapal berlangsung dengan baik.
“Ketika kami tiba, kami disambut oleh petugas Bea Cukai. Petugas datang ke kapal, melakukan pemeriksaan dan clearance. Semuanya berjalan dengan baik,” ungkap Ross.
Hal senada juga disampaikan Captain Bob yang menyebut proses clearance kepabeanan dapat diselesaikan dalam satu hari dengan pelayanan yang ramah dan membantu.
Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan di Kepulauan Tanimbar, para peserta Darwin-Saumlaki Yacht Race 2026 dijadwalkan kembali berlayar menuju Darwin, Australia.
Kehadiran ajang ini tidak hanya menjadi bagian dari aktivitas balap reli internasional, tetapi juga membuka ruang bagi pengenalan potensi wisata Kepulauan Tanimbar kepada wisatawan mancanegara.
Bea Cukai Tual berkomitmen terus memberikan pelayanan kepabeanan yang mendukung kelancaran kegiatan internasional dengan tetap menjalankan fungsi pengawasan sesuai ketentuan.
Artikel Terkait
Pansus RUU HPI Soroti Jeratan Pinjol, Yasonna Laoly Desak Evaluasi Total FDC
Geliatkan Ekonomi Lokal, Wali Kota Bekasi Dorong UMKM dan ASN Geruduk Pasar
Inovasi Pangan Lokal: Wali Kota Bekasi Dorong Kreasi Menu Bergizi Sehat Terjangkau
Pesona Elegan Ketua Dekranasda Kota Bekasi Pukau Panggung Kriyanusa 2026
Melampaui Batas Izin Tinggal Hampir Setahun, Imigrasi Semarang Deportasi Warga Timor Leste