Jakarta, NAWACITAPOST - Pimpinan Nasional Barisan Rakyat Andika Perkasa Indonesia (Bara API) mengucapkan selamat kepada Panglima TNI Andika Perkasa yang menerima penghargaan Nawacita Award 2022.
"Segenap kepengurusan Bara API di seluruh Indonesia mengucapkan selamat kepada Panglima TNI Andika Perkasa yang menerima penghargaan Nawacita Award 2022," ucap Adi Kurniawan kepada pers, di Jakarta (7/11).
Diketahui, penghargaan bergengsi tersebut dianugerahkan kepada Panglima TNI Andika Perkasa atas kontribusi pemikirannya di Bidang Pertahanan dan Keamanan Negara.
Senada dengan hal itu, Ketua Umum Bara API, Adi Kurniawan turut membenarkan pernyataan tersebut. Menurutnya, penganugerahan itu pantas diterima oleh Panglima TNI Andika Perkasa.
"Kontribusi pemikiran Jenderal Andika Perkasa sejak menahkodai TNI sangat signifikan bagi eksistensi Angkatan Bersenjata kita secara keseluruhan," ucap Adi.
"Beliau mampu mengharmonisasi tiga faktor determinan di tubuh TNI, seperti kemampuan teknologi, sumber daya manusia, dan doktrin. Tiga faktor itu diakui sangat menentukan kekuatan militer suatu negara," tegasnya.
Selain itu, Adi menilai Jenderal Andika miliki kelebihan atau kemampuan futuristik dalam membaca potensi perang di masa depan.
"Beliau miliki pemahaman yang memadai untuk membaca perang di masa lalu. Namun beliau juga paham, bahwa karakteristik perang di era modern tidak lagi identik dengan perang masa lalu," beber Adi.
"Dalam hal ini, kami melihat kelebihan Panglima Andika. Beliau miliki kemampuan futuristik dalam membaca ancaman negara di masa depan," cetusnya.
"Sebagai contohnya bisa dilihat dari intensitas dan kualitas latihan internasional angkatan bersenjata kita yang meningkat signifikan sepanjang tahun 2022," tandasnya.
Adi melanjutkan, kerjasama dan latihan internasional yang diprakarsai oleh Panglima Andika terbukti memberi banyak manfaat bagi TNI secara keseluruhan.
"Sebagai seorang prajurit, beliau dibesarkan dengan berbagai penugasan dan pendidikan luar negeri. Modal itu cukup mempengaruhi pemikirannya sebagai pemimpin TNI saat ini," ucapnya.
"Kita ingat bagaimana latihan gabungan Super Garuda Shield yang terjadi di pertengahan tahun ini. Kegiatan itu diikuti 13 negara dan menjadikan Indonesia sebagai tuan rumahnya," tukasnya.
"Tidak tanggung-tanggung, TNI bisa mengajak AS, Australia, Malaysia Jepang, Singapura, Prancis, Inggris, Papua Nugini, Timor Leste, India, Kanada, Selandia Baru, dan Korea Selatan dalam latihan gabungan tersebut," pungkas Adi.