nasional

Strategi 3 Capres-Cawapres dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan

Kamis, 26 Oktober 2023 | 23:49 WIB



Pasangan calon ini menargetkan, minimal tambahan 4 juta hektare luas panen tanaman pangan tercapai pada 2029. Selain itu, mereka menjamin ketersediaan pupuk, benih, dan pestisida langsung ke petani guna menggenjot produksi dan produktivitas pangan, mendirikan lembaga pembiayaan untuk usaha tani rakyat, hingga memperkuat tata kelola impor pangan pokok dan utama agar lebih efektif dan optimal.








  1. Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar





Menurut pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, kemandirian di sektor pangan harus didorong untuk memastikan Indonesia sebagai negara agraris bekerja keras untuk memaksimalkan potensi sumber daya untuk memproduksi pangan. Dengan begitu, hal ini akan membantu Indonesia mengurangi ketergantungan impor produk pangan strategis, menekan risiko krisis pangan akibat dinamika global, sekaligus mensejahterakan para petani yang mayoritas belum sejahtera.





Untuk mencapai kemandirian pangan, Anies menawarkan sejumlah program yang akan dilakukannya, jika terpilih sebagai Presiden. Di antaranya, memfasilitasi pasar dan harga jual melalui tata niaga yang transparan dan akuntabel demi tercapainya kesejahteraan petani melalui penyediaan dana murah, peningkatan stabilisasi harga jual hasil panen, serta pemberian kepastian pembelian hasil panen dengan harga yang menguntungkan petani.





Anies juga berkomitmen untuk meminimalkan impor, dan meningkatkan produksi pangan, mendorong diversifikasi bahan pangan berbasis produk lokal, membangun dan merevitalisasi jaringan irigasi dan logistik, serta melaksanakan kebijakan afirmasi bagi petani untuk memperoleh akses terhadap lahan. Selain itu, mereka juga berjanji untuk menyediakan penyuluh pertanian di setiap desa melalui program Bantuan Hukum dan Usaha (Bahu Desa).








  1. Ganjar Pranowo-Mahfud MD





Dalam salah satu misinya, paslon ini ingin mempercepat pembangunan ekonomi berdikari berbasis pengetahuan dan nilai tambah. Ini salah satunya dapat dicapai melalui kedaulatan pangan. Lebih lanjut dalam dokumen janjinya, keduanya setidaknya menjabarkan lima janjinya untuk mencapai kedaulatan pangan.





Pertama, menjamin ketersediaan pangan dari dalam negeri aman, berkualitas, murah, dan terdiversifikasi berbasis kearifan lokal serta mendukung Desa Mandiri Pangan. Selain itu, memastikan pangan murah melalui stabilisasi harga pangan. Kedua, untuk mendukung petani, peternak, dan nelayan, mereka berkomitmen untuk menyediakan alsintan modern dan dukungan sarana prasarana.





“Memperbanyak sistem pengairan, jalan usaha tani yang memadai, fasilitas cold storage, serta pengolahan dan pemasaran hasil tani, ikan, maupun ternak terintegrasi,” bunyi dokumen tersebut.





Ketiga, membangun industri pangan berdaya saing, guna mewujudkan industri pangan berkelanjutan. Ganjar berjanji untuk mengutamakan sumber pangan lokal guna mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah melalui fasilitasi penelitian dan teknologi pangan ramah lingkungan. Selanjutnya, menyediakan lahan subur bagi petani dengan menghentikan alih guna lahan. Ini juga diperkuat dengan pengelolaan tata ruang yang adil dan berkelanjutan.

Halaman:

Tags

Terkini