nasional

Keistimewaan Nisfu Syaban 1446 H: Amalan Sunnah yang Membuka Pintu Rahmat

Kamis, 13 Februari 2025 | 11:12 WIB
Keistimewaan Nisfu Syaban 1446 H

Dengan memahami keutamaan malam Nisfu Syaban serta mengamalkan ibadah yang dianjurkan, umat Islam dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah dan mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadan.

 

2. Melaksanakan Sholat Sunnah di Malam Nisyfu Sya’ban

Keutamaan pada bulan Sya’ban yang lain adalah di pertengahan bulan yang disebut dengan Nisyfu Syaban. Nisyfu Syaban merupakan hari atau malam pertengahan bulan Sya’ban, yakni pada 15 Sya’ban.

Pada bulan ini, umat Islam dapat memperbanyak amalan dengan berpuasa dan menunaikan shalat malam. Sebagaimana yang telah diriwayatkan dalam hadits berikut:

إِذَا كَانَتْ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَقُومُوا لَيْلَهَا وَصُومُوا نَهَارَهَا. رواه أبو دود

Artinya: “Jika tiba malam Nisfu Syaban, maka shalatlah (sunnah) pada malam harinya (malam lima belas) dan berpuasalah (sunnah) pada siang harinya (hari kelima belas).” (HR. Ibnu Majah)

Selain itu, dalam hadits riwayat Ibnu Hibban juga dijelaskan bahwa Nisyfu Syaban menjadi momen Allah SWT mengampuni seluruh penduduk Bumi. Kecuali orang-orang yang berlaku syirik atau menduakan Allah SWT dan menyimpan rasa dengki seperti yang dijelaskan dalam hadits berikut:

يَطَّلِعُ اللهُ إِلَى خَلْقِهِ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ إِلاَّ لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ رَوَاهُ ابْنُ حِبَّانَ والطَّبَرَانِيُّ وَالْبَيْهَقِيُّ

Artinya: “Allah merahmati para hamba-Nya di malam Nisfu Syaban, maka Ia mengampuni semua makhluk-Nya kecuali orang yang musyrik dan seorang muslim yang ada permusuhan, kedengkian dan kebencian terhadap muslim lain karena urusan duniawi.” (HR Ibnu Hibban, th-Thabarani dan al-Baihaqi).

Halaman:

Tags

Terkini