nasional

Jelang HUT ke 25, PSMTI Bakal Perkenalkan Budaya Tionghoa di Indonesia

Jumat, 22 September 2023 | 15:16 WIB
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI)

NAWACITAPOST.COM - Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) akan menggelar acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada 02 Oktober 2023 mendatang.

Momentum ke-25 ini, PSMTI mengusung tema Pesta Demokrasi Sukses, PSMTI Maju, Indonesia Sejahtera.

Pada perayaan tersebut akan menjadi momen lebih spesial lantaran mengundang anggota dan pengurus PSMTI seluruh provinsi dan kabupaten dan kota.

Tak hanya itu, PSMTI juga mengundang Presiden Joko Widodo beserta jajaran Menteri kabinet.

Dalam keterangan persnya, PSMTI turut mengundang beberapa tokoh masyarakat dan tokoh agama, Ormas Besar seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah.

Bahkan, Gerakan Pemuda Ansor, serta Ormas besar non Tionghoa maupun Ormas besar Tionghoa yang akan ikut hadir merayakan HUT PSMTI ke-25 dengan jumlah peserta yang hadir ditargetkan mencapai 2500.

Momentun ultah ke 25 tahun PSMTI ini juga bertepatan dengan Hari Batik Nasional, PSMTI sehingga pihak selenggara meminta para tamu undangan untuk mengenakan pakaian batik.

Selain hari Batik Nasional, puncak HUT PSMTI juga merayakan Festival Kue Bulan atau Moon Festival.

Dalam rangkaian acara HUT ke-25, PSMTI turut mengenalkan budaya Tionghoa melalui penampilan seni budaya tionghoa seperti alat musik, tarian, pakaian, kungfu, wushu hingga taichi.

Lewat penampilan seni budaya tersebut, masyarakat Tionghoa di Indonesia berusaha untuk mempertahankan dan memperkaya warisan budaya mereka serta mempromosikan pemahaman dan apresiasi terhadap kekayaan budaya Indonesia yang beragam.

Gelaran HUT PSMTI ke-25 ini sebagai bentuk rasa syukur dari pengurus dan anggota PSMTI dalam menunjukan persatuan, toleransi lintas suku, agama dan organisasi.

HUT ke 25 ini merupakan tahun perak bagi PSMTI. Oleh karena itu, PSMTI ingin memperkenalkan kepada masyarakat luas bahwa PSMTI memiliki kekompakkan hubungan sosial, budaya, dan kebersamaan antara keluarga-keluarga dengan marga atau keturunan Tionghoa di Indonesia.

Bukan hanya itu, PSMTI juga berharap tradisi Tionghoa di Indonesia tetap lestari, termasuk dalam hal pendidikan, budaya, dan kegiatan amal.

Dalam hal ini, PSMTI merupakan salah satu contoh dari upaya untuk mempertahankan dan memperkaya keragaman budaya di Indonesia.

Tags

Terkini