NAWACITApost.com - LRT Jabodebek melayani masyarakat di 18 stasiun yang menghubungkan wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek). Adapun 2 stasiun di antaranya terkoneksi langsung dengan stasiun KRL Commuter Line.
Dengan adanya integrasi ini, diharapkan akan lebih memudahkan masyarakat untuk menggunakan transportasi umum. Selain itu, integrasi antar moda transportasi ini juga turut mengatasi kemacetan dan polusi udara yang sedang dihadapi Kota Jakarta dan sekitarnya.
"Jika masyarakat LRT Jabodebek ingin melanjutkan perjalanan ke Stasiun Commuter Line Cawang, masyarakat dapat turun di Stasiun LRT Cikoko," kata Manager Public Relations LRT Jabodebek Kuswardoyo, dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (1/9/2023).
Adapun minat masyarakat menggunakan LRT Jabodebek sudah terlihat cukup tinggi. Tercatat sebanyak 65.375 penumpang menggunakan jasa LRT Jabodebek dalam 3 hari, sejak dioperasikan.
Dengan rincian 6.475 penumpang pada tanggal 28 Agustus 2023, 28.381 penumpang pada 29 Agustus 2023, dan 30.519 penumpang pada 30 Agustus 2023. Volume penumpang LRT Jabodebek pada Kamis (31/8/2023) tercatat sebanyak 31.052 penumpang. Kemudian, pada Jumat (1/9/2023), hingga pukul 10.30 WIB pagi, sudah terdapat 8.434 penumpang.
"LRT Jabodebek menargetkan sebanyak 40-50 ribu penumpang bisa diangkut setiap harinya untuk saat ini," kata Kuwardoyo.
Berikut 2 stasiun LRT Jabodebek yang terkoneksi dengan Stasiun Commuter Line yaitu:
- Stasiun LRT Dukuh Atas dengan Stasiun Commuter Line Sudirman
- Stasiun LRT Cikoko dengan Stasiun Commuter Line Cawang.
Sebagai informasi, LRT Jabodebek melayani masyarakat di 18 stasiun. Berikut daftarnya:
- Stasiun Dukuh Atas
- Stasiun Setiabudi
- Stasiun Rasuna Said
- Stasiun Kuningan
- Stasiun Pancoran
- Stasiun Cikoko
- Stasiun Ciliwung
- Stasiun Cawang
- Stasiun TMII
- Stasiun Kampung Rambutan
- Stasiun Ciracas
- Stasiun Harjamukti
- Stasiun Halim
- Stasiun Jatibening Baru
- Stasiun Cikunir I
- Stasiun Cikunir II
- Stasiun Bekasi Barat
- Stasiun Jati Mulya.