nasional

Nasib PPP: Dulu Disanjung, Kini Ditundung!

Senin, 14 Agustus 2023 | 22:43 WIB

NAWACITApost.com - Nasib PPP bak di ujung tanduk. Sudah merelakan untuk memberikan dukungannya kepada Ganjar Pranowo, kini malah ditundung pergi oleh PDI Perjuangan.

Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah bahkan secara terang-terangan mengusir PPP dari koalisi yang mereka bangun untuk mengusung Ganjar. Menurut Basarah, tak masalah apabila nantinya PPP hengkang dan membatalkan dukungannya karena keberatan cawapres Ganjar bukan Sandiaga Uno.

"Monggo, lagi-lagi kan bagi PDIP kerja sama politik itu dasarnya harus kesukarelaan, tidak boleh ada paksaan, apalagi ada ancaman, dan lain sebagainya," kata Basarah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/8).

Basarah menilai kerja sama politik yang tidak berlandaskan kesukarelaan hanya akan menjadi batu pengganjal. Ia juga menyebut keputusan mengenai sosok cawapres ada di tangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Basarah selanjutnya membeberkan sejumlah nama yang masuk sebagai kandidat cawapres Ganjar, di antaranya Sandiaga Uno, Mahfud MD, Yenny Wahid, Andika Perkasa hingga Erick Thohir.

"Saya kira probability mereka untuk menjadi cawapres pak Ganjar, cukup tinggi. Kita tunggu nanti pada akhirnya batas akhir pendaftaran capres dan cawapres yang telah diatur KPU, kita lihat bagaimana formasi grouping parpolnya, dan formasi capres cawapresnya," ujarnya.

Di sisi lain, PPP menyatakan bakal tetap mendukung Ganjar Pranowo meski Ketua Badan Pemenangan Pemilu PPP Sandiaga Uno tak dipilih sebagai cawapres. Juru Bicara PPP Usman Tokan menambahkan PPP telah menginstruksikan kepada seluruh kader agar tegak lurus dengan keputusan Plt Ketua Umum PPP Mardiono, Ketua Umum PDIP Megawati, serta Ganjar untuk urusan cawapres.

"Kita tetap berikhtiar agar Pak Sandi disandingkan dengan Mas Ganjar. Kalaupun nanti beda pilihannya, kami tetap bersama Bu Megawati memenangkan Mas Ganjar, Insya Allah," kata Usman

Sebelumnya, PPP bersama-sama dengan PAN dan Partai Golkar telah membangun koalisi. Namun, koalisi yang diberi nama Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) itu tak kunjung memberikan mandat untuk dukungan capres 2024.

PPP lantas hengkang dan bergabung dengan PDI Perjuangan untuk mendukung Ganjar Pranowo. PDI Perjuangan kala itu girang dengan bergabungnya PPP karena diharapkan dapat menjadi magnet bagi anggota koalisi KIB. Bahkan, saking girangnya PDI Perjuangan tak menganggap dukungan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang terlebih dahulu memberikan dukungan pada Ganjar.

"Dukungan PPP terhadap pencapresan Mas Ganjar tentu memberi arti yang sangat besar, makin menguatkan basis dukungan Mas Ganjar, khususnya di kalangan santri dan Nahdliyin," kata Said Ketua DPP PDIP Said Abdullah, Rabu (26/4/2023).

Sementara, pada Minggu (13/8/2023) kemarin, Partai Golkar dan PAN malah berseberangan dengan PPP karena memberikan dukungannya kepada Prabowo Subianto. Di sisi lain, banyak yang memprediksi PPP gagal menembus Senayan lantaran raihan suaranya terus merosot sejak pemilu 2009.

Tags

Terkini