NAWACITApost.com - Direktur Eksekutif Segara Research Institute Piter Abdullah mengatakan, investasi kripto sangat tidak aman. Terlebih, bagi masyarakat yang tidak dibekali dengan pemahaman mengenai instrumen investasi kripto.
"Enggak aman, sangat tidak aman. Apa lagi buat mereka yang tidak mengerti (kripto)," kata Piter, dilansir dari detikcom, Senin (7/8/2023).
Kripto, kata Piter, tidak memiliki underlying asset atau aset dasar seperti instrumen-instrumen investasi lainnya. Karenanya, menurut Piter, kripto bukanlah instrumen investasi, melainkan instrumen spekulasi.
"Emas itu bernilai karena ada underlying asetnya, asetnya emas. Atau kita investasi tanah ada underlying asetnya, asetnya itu ada. Kripto gak ada nilainya, gak ada underlying value-nya," ungkapnya.
Untuk itu Piter sangat menganjurkan kepada masyarakat untuk tidak mencoba berinvestasi di kripto. Apalagi bila yang bersangkutan belum mengerti betul mengenai karakteristik dari mata uang digital yang satu ini.
"Jadi menurut saya kalau gak ngerti jangan coba-coba. Lebih baik kalau mau berinvestasi di saham. Saham itu jelas ada underlying-nya, ada asetnya, sesuatu yang berwujud," tambah Piter.