nasional

8 Suku Terasing Indonesia : Diingat untuk Diperhatikan atau Dilupakan

Senin, 24 Juli 2023 | 16:40 WIB

NAWACITApost.com – Hutan Indonesia yang begitu mempesona dan indah.  Serta kekayaan laut melimpah ruah berserta isinya. Boleh dikatakan menjadi tempat suku terasing bermukim.

Ini buktinya, ada 8 suku terasing yang masih tinggal di pedalaman hutan belantara nusantara,dan laut lepas dan sungai-sungai.

Pertama. Suku Mante. Adanya di pedalaman hutan Aceh. Ukuran tubuhnya yang kecil atau kerdil. Selain mencolok menjadi legenda Indonesia.

-


Kedua. Walaupun Suku Kombai berada di Papua, dan tinggal di pohon yang tinggi, ternyata kanibal. Artinya pemakan manusia.

-


Ketiga.  Suku Samin, menetap di Blora dan Bojonegara, Jawa Tengah. Suku Samin tak mau disebut suku Jawa. Adapun ciri-cirinya, laki-laki menggunakan baju lengan panjang tanpa kerah berwarna hitam dan wanita menggunakan kebaya. Satu hal lagi, orang Samin juga tidak diperbolehkan menggunakan celana panjang.

-


Keempat. Suku Togutil atau suku Tobelo Dalam, kerap tinggal dan hidup di pedalaman hutan Tayawi, Sulawesi. Atau bisa dikatakan sebagai penjaga hutan Tayawi. Yang perlu kita ingat, jika bertemu dengan suku Togutil jangan menyebutnya dengan sebutan Togutil. Pasalnya, kita mengucap Togutil berkonotasi negatif dan menunjukkan keterbelakangan.

-


Kelima Suku Laut, hidupnya nomaden atau berpindah-pindah dan berada di laut lepas dan sungai-sungai. Suku ini sempat punah dan hidup primitif. Namun, melihat jejak sejarahnya, suku laut sekelompok perompak yang menjadi andalan Kerajaan Sriwijaya.

-


Keenam. Suku Kajang berada di pedalaman Bulukumba, Sulawesi Selatan, dan banyak tinggal di Tana Toraja yang mempunyai arti tanah yang dituakan. Walaupun masih hidup dengan cara-car tradisional Suku Kajang sudah memiliki aturan-aturan yang harus ditaati oleh semua anggota suku. Seperti kebanyakan suku yang ada di Indonesia, Suku Kajang ini hidup dengan cara yang sangat sederhana.

-


Ketujuh. Suku Polahi hidupnya berburu, tempat tinggalnya nomaden, berada di hutan-hutan Boliyohato, Gorontalo. Suku ini tidak memakai pakaian, tidak mengenal hari.

-


Kedelapan. Suku Sakai, tempat tinggalnya nomaden, berada di pedalaman hutan-hutan Riau. Berdampingan harmonis dengan alam sekitarnya. Artinya, selalu menjaga hutan.

-


Yang perlu menjadi perhatian kita, apakah dengan adanya suku terasing, kita hanya mengingat dan setelah itu melupakan. Cukup membaca, setelah itu menutup buku. Semuanya berpulang kepada kita.

Dari berbagai sumber 

 

Tags

Terkini