NAWACITApost.com - Idul Adha adalah salah satu perayaan penting dalam agama Islam yang dirayakan setiap tahunnya. Perayaan ini juga dikenal sebagai Hari Raya Kurban, di mana umat Muslim memperingati pengorbanan Nabi Ibrahim yang siap mengorbankan anaknya, Nabi Ismail, atas perintah Allah SWT.
Selama perayaan Idul Adha, praktik penyembelihan hewan kurban dilakukan sebagai bagian dari penghormatan dan pengabdian kepada Allah SWT. Proses ini dilakukan di seluruh daerah di Indonesia, termasuk di Desa Batur, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah.
Berdasarkan rekap yang dilakukan pemerintah Desa Batur, jumlah hewan kurban yang disembelih pada Kamis (29/6/2023) kemarin berjumlah 278 ekor. "Jadi secara keseluruhan untuk hewan kurban di Desa Batur itu mencapai 605 ekor. Dengan rincian, sapi ada 189 ekor dan kambing 416 ekor," kata Kepala Desa Batur Ahmad Fauzi, dikuti Kamis (29/6/2023).
Fauzi mengatakan, kesadaran warga di wilayahnya untuk berkurban sangat tinggi. Hal ini sudah berlangsung sejak puluhan tahun lalu. Bahkan jumlah sohibul kurban atau warga yang berkurban terus bertambah setiap tahunnya.
"Untuk kesadaran warga di sini untuk berkurban tinggi. Ini sudah berlangsung sejak lama, sejak puluhan tahun lalu. Dan jumlahnya biasanya setiap tahun bertambah," ungkapnya.
Salah satu penyebab banyaknya warga yang berkurban lantaran adanya tabungan warga. Biasanya mereka menabung setiap lima hari sekali, dengan besar tabungan mulai dari Rp5 ribu hingga Rp100 ribu.
"Di sini memang warga rutin menabung, biasanya sesuai pasaran jadi lima hari sekali. Besaran menabungnya pun tidak pasti kadang Rp5 ribu, kadang Rp20 ribu sesuai kemampuan masing-masing warga," jelasnya.