NAWACITAPOST.COM - Lapas Kelas III Kotanopan berhasil melakukan panen sawi dalam rangka mendukung program Asta Cita yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. Sabtu, (04/1/2024).
Kegiatan ini merupakan upaya nyata dalam mendorong kemandirian warga binaan melalui program pertanian berkelanjutan.
Panen kali ini menjadi hasil dari program pembinaan kemandirian yang bertujuan, untuk memberikan keterampilan bercocok tanam kepada warga binaan.
Baca Juga: Wamen Komdigi RI Apresiasi Kabupaten Sidoarjo Dikarenakan Ada 46 Desa Digital
Dengan memanfaatkan lahan terbatas di dalam lingkungan Lapas, warga binaan diberikan pelatihan, serta pendampingan intensif dalam menanam berbagai jenis sayuran, salah satunya yaitu sawi.
Kalapas Kotanopan, Erik Suranta Ginting menyampaikan bahwa, program ini merupakan salah satu realisasi dari Asta Cita, yaitu memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.
Serta program 13 Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (ImiPas) yaitu memperdaya warga binaan untuk Mendukung ketahanan pangan.
Baca Juga: Pj Gubernur Banten A Damenta Harap Warjok Berperan Tekan Inflasi dan Tingkatkan UMKM
"Kegiatan ini bukan hanya memberikan keterampilan bercocok tanam, tetapi juga membangun semangat, serta rasa percaya diri WBP. Program ini diharapkan dapat menjadi bekal kehidupan yang positif saat mereka selesai menjalani masa hukuman," ujar Erik.
Hasil panen sawi ini tidak hanya digunakan untuk konsumsi internal Lapas, tetapi juga memiliki potensi untuk dipasarkan.
Dengan demikian, program ini turut mendukung pemenuhan gizi serta ekonomi di dalam Lapas Kotanopan.
Baca Juga: Pantau Kesiapan Pelaksanaan Program, DPW Gibran Center Lakukan Kunjungan ke DPD Nganjuk
Salah satu warga binaan, mengungkapkan rasa syukur dan antusiasmenya dapat terlibat dalam program ini.
“Saya senang bisa belajar bertani di sini. Ilmu ini akan saya manfaatkan nanti ketika bebas. Rasanya puas bisa melihat hasil panen kami," katanya.