nasional

Serahkan Donasi dan Bantuan kepada 11 Anak dengan Sakit Berat, Mensos Motivasi Orangtua Agar Tabah

Kamis, 6 April 2023 | 20:13 WIB
Serahkan Donasi dan Bantuan kepada 11 Anak dengan Sakit Berat, Mensos Motivasi Orangtua Agar Tabah

Palembang, NAWACITApost.com – Menteri Sosial Tri Rismaharini menyapa anak-anak yang mengalami penyakit berat. Mensos menyerahkan donasi masyarakat dan juga bantuan dari Kemensos untuk mereka senilai total Rp276.277.363.

Ada 11 anak dari keluarga kurang mampu yang menerima bantuan, sebagian dari mereka tidak bisa hadir dan diwakili keluarganya. Kepada orangtua dan anggota keluarga mendampingi, Mensos memberikan motivasi agar mereka tabah dan tegar.

"Ketabahan bapak ibu mempengaruhi kekuatan anak. Anak yang sekarang sakit bisa jadi tidak selamanya sakit. Siapa tahu ada yang jadi menteri kayak saya," kata Mensos di Sentra Budi Perkasa di Palembang (06/04).

Berkaca dari pengalamannya, saat kecil Mensos juga gampang sakit. Gerak sedikit sakit, keluar rumah sebentar sakit. Seiring berkembangnya usia dan niat kuat untuk berprestasi, membuat fisik Mensos lebih kuat.

"Jadi bapak ibu harus tabah dan kuat. Jangan menyerah dan jangan putus asa," katanya. Pada kesempatan itu, bantuan diberikan kepada 11 anak yang mengalami berbagai gangguan kesehatan seperti hidrosefalus (Derly Alvira Tifa dan Arfa Taqi), tumor kulit (Rafi Ahmad), katarak dan down sindrom (Fahri Fanzelo).

Mensos menyatakan, bantuan diberikan berupa biaya penunjang keperluan pengobatan dan kebutuhan selama perawatan.

"Kemensos tidak memiliki biaya untuk keperluan tindakan medis yang sifatnya berlanjut untuk anak-anak tersebut. Maka oleh karena itu, kami dibantu oleh orang baik para dermawan yang mendonasikan rejekinya melalui kitabisa.com," kata Mensos.

Bantuan lain berupa bantuan dukungan aksesibilitas, bantuan kewirausahaan dan bantuan perbaikan rumah. Bantuan Kemensos disalurkan melalui 6 sentra yakni, Sentra Budi Perkasa Palembang, Sentra Wyata Guna Bandung, Sentra Abiyoso Cimahi, Sentra Phalamarta Sukabumi, Sentra Terpadu Inten Soeweno (STIS), dan Sentra Alyatama di Jambi.

Untuk anak Arfa Taqi menerima donasi dari kitabisa Rp49.419.197, dan dari Sentra Wyata Guna Rp9.870.000. Riki Saputra menerima donasi dari kitabisa Rp53.496.799 dan dari Sentra Wyata Guna Bandung Rp17.017.639.

Rafi Ahmad menerima dari kitabisa Rp64.857.977 dan Sentra Abiyoso Cimahi Rp81.735.000. Tara Alia menerima donasi kitabisa Rp59,297,530 dan dari Sentra Wyata Guna Rp9.609.000.

Salwa Adi Putri menerima bantuan dari kitabisa Rp69.546.110 dan dari Sentra Terpadu Inten Soeweno Rp38.642.307. Fahri Fanzelo menerima donasi kitabisa Rp78.476.412 dan dari Sentra Terpadu Inten Soeweno Rp18.981.800.

Sara Cantika menerima bantuan dari kitabisa Rp42.338.604 dan dari Sentra Terpadu Inten Soeweno Rp21.054.789. Derly Elvira menerima bantuan dari kitabisa Rp53.460.971 dan Sentra Alyatama Jambi Rp8.977.500. Indra Lesmana menerima bantuan dari kitabisa Rp59.379.736 dan dari Sentra Terpadu Inten Soeweno berupa perawatan kesehatan ke berbagai dokter spesialis.

Kemudian ada dua anak kakak beradik Senen dan Marline menerima bantuan dari kitabisa Rp61.762.815 dan Sentra Phalamarta Rp70.389.328.

Dengan demikian total bantuan dari Kemensos melalui 6 sentra sebesar Rp276.277.363.

Bantuan dirasakan sangat berarti bagi para penerima. Orangtua Rafi Ahmad, Nisma telah menerima bantuan sosial BPNT dan PKH, serta bantuan perbaikan rumah dan ternak kambing.

Warga Desa Tanjung Raja, Kecamatan Gumai Ulu, Kabupaten Lahat, ini merasa diringankan beban hidupnya dengan berbagai bantuan tersebut. Apalagi kehidupan mereka tergantung dari profesi ayah Rafi yang berprofesi sebagai buruh di kebon kopi.

Hal sama dirasakan Novi Trahadi ayah dari Arfa Taqi. Bayi 16 bulan ini diketahui mengidap hidrosefalus sejak sejak lahir. Bekerja sebagai buruh penderas karet pria 42 tahun ini merasakan arti dengan berbagai bantuan termasuk di antaranya bantuan sembako dan sepasang kambing. "Alhamdulillah terima kasih kepada Ibu Menteri. Bantuan meringankan beban pengeluaran," katanya.

Tags

Terkini