NAWACITAPOST.COM - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko turut menanggapi hasil riset perguruan tinggi yang banyak terhenti di laci serta tak bisa dikomersilkan.
Moeldoko mengatakan bahwa hasil riset perguruan tinggi tidak bisa tembus di industri Perusahaan di Tanah Air.
"Kelemahan dari berbagai universitas itu, hasil riset tidak pernah ditindaklanjuti, padahal banyak sekali temuan dari Doktor maupun profesor punya riset yang sangat bagus," ujarnya saat memberikan kuliah umum ketahanan pangan dan energi di Universitas, Jember, belum lama ini.
"Begitu selesai, ini bagaimana langkah selanjutnya ini yang terputus," lanjutnya.
Moeldoko menjelaskan kalau selama ini temuan pada akademinya tidak disertifikasi. Jadi, masyarakat tidak pernah merasakan hasi penelitian para ilmuan di perguruan tinggi.
"Karena tidak ada temuan, yang bisa di develop ke publik. Tanpa ada sertifikasi. Jadi, proses ini harus dilalui supaya masyarakat bisa menikmati dari perguruan tinggi," paparnya.
Oleh karena itu, Moeldoko memberikan solusi agar para lulusan hendak berkolaborasi antara pengguruan tinggi, pemerintah dan pengusaha agar riset yang dilakukan bisa terealisasikan.
"Supaya hasil risetnya bisa ditindaklanjuti dengan sertifikasi, agar bisa dikomersilkan sehingga bisa di developer kepada publik," ungkapnya. (****)