nasional

Mensos Risma Sebut SKA Terobosan Untuk Disabilitas Berdaya dan Mandiri

Selasa, 21 Februari 2023 | 21:41 WIB
Mensos Risma Sebut SKA Terobosan Untuk Disabilitas Berdaya dan Mandiri

Bandung, NAWACITApost.com – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyalurkan bantuan untuk kelompok rentan di Bandung pada Selasa, (21/02). Tidak hanya hadir untuk menyerahkan bantuan, Mensos Risma juga hadir untuk meninjau Sentra Kreasi Atensi (SKA) yang berada di Sentra "Wyata Guna" Bandung. Mensos Risma menegaskan bahwa keberadaan SKA ini adalah sebuah terobosan, agar para penyandang disabilitas dapat berdaya dan mandiri melalui wirausaha.

"Di setiap fasilitas sentra selalu kita buat agar orang - orang ini bisa berusaha. Kalau saya mengandalkan pekerjaan formal, misal di UU ada minimal 1 atau 2 persen, tapi itu sulit. Apalagi sekarang habis covid banyak yg kena PHK. Jangankan disabilitas, yg non-disabilitas saja banyak kena PHK. Itu dibutuhkan terobosan," ujar Mensos.

Setelah meninjau SKA, Mensos Risma juga mengunjungi SLB A Padjadjaran dan akan melakukan renovasi bangunan untuk meningkatkan kualitas fasilitas kelas bagi para siswa di sekolah tersebut. Selain itu, Mensos  berkomitmen membangun kapasitas dan fasilitas SLB.

"Oke gedung diperbaiki, ruangan ditambah, yang rusak diperbaiki. Kita selesaikan maksudnya seperti itu. Apa yang bisa dikembangkan," kata dia.

Mensos mengungkapkan, lahan yang digunakan untuk bangunan SLB A Padjadjaran, yang sebelumnya dijanjikan untuk dihibahkan, ternyata tidak memungkinkan untuk dihibahkan. Dalam hal ini Mensos Risma mempertimbangkan perkembangan siswa - siswi di SLB A Padjadjaran, yg memerlukan pekerjaan setelah bersekolah. Sehingga, Mensos membuatkan cafe dan sentra usaha untuk penyandang disabilitas, yang dapat digunakan sebagai arena pembelajaran agar para penyandang disabilitas dapat berwirausaha secara mandiri untuk memenuhi kehidupannya.

Tidak sedikit dari mereka yang kemudian mampu menghasilkan uang justru lebih banyak dibandingkan orang yang tidak menyandang disabilitas. Potensi ini yang coba dibangun oleh Kemensos di setiap Sentra seperti di Sentra “Wyata Guna” Bandung.

“Awalnya ada permohonan memang untuk penghibahan. Awalnya saya setuju, ini juga untuk pendidikan. Tapi ternyata perkembangannya anak - anak disabilitas yang sekolah di sini butuh pekerjaan. Akhirnya kita buatkan kafe untuk tuna netra. Ada juga sentra usaha lainnya untuk disabilitas fisik, odgj, dan lainnya di sini," ujar Risma.

Kemensos terus mendorong kemandirian untuk para penyandang disabilitas termasuk dalam hal pendidikan hingga kemandiriannya yang dilaksanakan melalui sentra-sentra Kemensos yang bersifat multi layanan di seluruh Indonesia.

Tags

Terkini