nasional

Nono Bocah Juara Sempoa Dunia Tolak Hadiah Mobil, Ini Dia Alasannya

Senin, 30 Januari 2023 | 11:09 WIB
Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay atau kerap disapa Nono (7) adalah bocah inspiratif dari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) Foto : detik.com

Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay atau kerap disapa Nono (7) adalah bocah inspiratif dari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berhasil menjadi juara sempoa dunia di ajang International Abacus World Competition 2022.


Dari keberhasilannya tersebut ia mendapat berbagai hadiah dari beberapa pihak salah satunya dari PT. Astra Internasional Tbk. yang memberikan Nono mobil. Kendati demikian, Nono justru menolak hadiah mobil dari PT. Astra Internasional Tbk. Informasi ini turut disampaikan ibu kandung Nono, Nuryati Ussanak Seran.


"Kemarin Nono tolak pemberian oto (mobil) dari Astra untuk Nono," ungkap Nuryati, dikutip dari Kompas.com.


Sementara itu, Nuryati mengungkapkan, mereka sempat mengunjungi kantor pusat Astra dan diterima oleh Direktur Astra Gita Tiffani Boer serta Ketua Yayasan Pendidikan Astra-Michael D. Ruslim (YPA-MDR) Herawati Prasetyo. Menurut Nuryati, Nono sempat diminta memilih mobil sebagai hadiah, namun putranya menolak.


"Tapi Nono tolak dan Nono bilang mau menciptakan kereta api cepat dan pesawat tercepat saja," ungkap Nuryati.


Karena menolak hadiah mobil, Nono pun diberi bonus oleh Astra menginap di hotel selama tiga hari dan berjalan-jalan keliling Jakarta. Nuryati dan putranya sempat mengunjungi beberapa tempat, salah satunya monas.


Tidak hanya mobil yang ia tolak, Nono juga menolak laptop dari Menteri Nadiem sebelumnya, sang ibu juga mengungkapkan bahwa Nono sempat menolak hadiah laptop dari Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim. Nono memilih mendapatkan beasiswa daripada menerima laptop dari sang menteri.


"Iya, Nono pilih beasiswa dan bola dari Pak Menteri," ungkap Nuryati.


Sebelumnya, Nono adalah penerima penghargaan juara 1 kompetisi sempoa dunia. Bocah kelas 2 Sekolah Dasar (SD) asal Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut mendapatkan piala, sertifikat, dan hadiah uang tunai sebesar 200 Dollar AS.

Tags

Terkini