NAWACITAPOST.COM - Dalam konferensi pers yang digelar di Kementerian BUMN, Senin (9/12/2024), Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menegaskan kesiapan pihaknya untuk memastikan pasokan listrik yang andal selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024-2025.
“Kami menjalankan arahan Presiden Prabowo untuk memastikan momen Nataru berjalan lancar, termasuk menjaga khidmatnya ibadah tanpa gangguan listrik,” ujar Darmawan.
PLN telah mengerahkan Satuan Tugas (Satgas) sebanyak 81 ribu personel yang akan berjaga mulai 16 Desember 2024 hingga 9 Januari 2025. Selain itu, 1.900 posko Nataru telah disiapkan untuk melayani masyarakat terkait kebutuhan kelistrikan.
Pasokan Listrik Berlimpah untuk Nataru
Dalam persiapannya, PLN telah melakukan asesmen dan pemeliharaan sejak tiga hingga empat bulan sebelumnya.
Proyeksi beban puncak listrik diperkirakan mencapai 39 GW, sementara cadangan listrik yang disiapkan mencapai 53 GW, memberikan margin cadangan sebesar 14 GW untuk menjaga keandalan sistem.
Baca Juga: Libur Idul Adha 1445 H, PLN Siagakan 1.470 SPKLU Layani Kendaraan Listrik di Berbagai Daerah
“Kami telah melakukan perhitungan matang dan memastikan cadangan pasokan cukup untuk menghadapi beban puncak selama periode Nataru,” jelas Darmawan.
Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Digitalisasi Sistem
Darmawan juga menekankan antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem selama Nataru, termasuk risiko bencana alam. PLN telah mendigitalisasi peralatan kelistrikan, seperti pembangkit dan transmisi, untuk mempercepat respons jika terjadi gangguan.
Dukungan Bagi Pengguna Kendaraan Listrik
Bagi pemudik yang menggunakan kendaraan listrik, PLN meningkatkan jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga delapan kali lipat dibanding tahun lalu. Mobile charging units juga disiapkan untuk membantu kendaraan yang kehabisan daya di perjalanan.
“PLN memastikan perjalanan dengan kendaraan listrik lebih nyaman. Dengan SPKLU yang tersebar di jalur tol setiap 23 kilometer dan layanan road trip planner di aplikasi PLN Mobile, masyarakat dapat menikmati perjalanan dengan tenang,” pungkas Darmawan.