Jakarta, NAWACITAPOST.COM – “Saya berharap ibu Pdt, Trise (Ketua Umum PWKI, Pdt. Deety BT Liow – Mambo S.Th) dapat menaungi, dapat memimpin organisasi yang sangat luar biasa ini, yang telah berdiri (PWKI) sejak tahun 1946, dapat menjalankan Amanah, yang diberikan para pendiri dari PWKI untuk menjalankan program-programnya sesaui dengan visi dan misinya, dan tetap pada jati diri dari organisasi PWKI tidak mudah tererosi, masa sekarang ini yang penuh dengan tantangan,” tutur Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Dr. Ir Hj. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd, ketika ditemui nawacitapost.com, usai acara perayaan natal dan pelantikan DPP PWKI periode 2022 -2027, GPIB Paulus Menteng, Jakarta Pusat, Rabu sore (14/12/2022).
Baca Juga : Diperayaan Natal dan Pelantikan DPP PWKI 2022 -2027, Menteri PPPA Bintang Puspa Yoga : Kehadiran Wanita Kristen Indonesia Harus Memberi Dampak
Masih kata mantan Ketua Umum KPAI Seperti tujuan dari the founding mothers, untuk mendirikan Kowani pada tahun 1928, dimana adanya kesatuan dan persatuan dari Wanita seluruh Indonesia, dari seluruh pulau yang berada di Indonesia, dan juga dari latar belakang yang berbeda, baik itu katar belakang agama, latar belakang budaya, profesi, bahkan pendidikan, untuk kita bersama-sama bergabung merajut dan meningkatkan kekuatan pada waktu itu untuk melawan penjajah, jelas mantan Ketua Umum KPAI
“Sekarang ini apa, kita bersinergi bersama, berkolaborasi bersama? Yaitu, untuk memperjuangkan, dan meningkatkan perlindungan perempuan dan anak-anak Indonesia. Dimana sekarang, zamannya adalah banyak, perjuangan yang harus kita jalankan untuk meningkatkan Pendidikan, meningkatkan kemajuan dalam ekonomi, dalam segala hal, terutama kita sekarang memasuki era digitalisasi.Mau tidak mau, bisa tidak bisa, kita hatus bisa menghadapi era digitalisasi dan harus melek digital, seperti bidang ekonomi semuanya serba online, marketing online, semuanya kita melakukan secara digitalisasi,” tandas Wakil Presiden International Council of Women (ICW)
Nah, ini dari berbagai latar belakang, baik agama, budaya, artinya apa? Harus adanya sinergitas, kolaborasi diantara sesama umat beragama.Karena agama semuanya sama. Tujuannya kita adalah sama, meningkatkan harkat dan martabat Wanita Indonesia, tentunya sesuai dengan agamanya masing-masing. Adanya toleransi sesama umat beragama, kemudian meningkatkan kasih sayang ; saling asih, asah, ajar, penuh amal, walaupun agamanya berbeda-beda. Dan, itu merupakan nilai tambah kita dan kekayaan kita, untuk kita bisa sharing, bekerja sama, untuk hal yang bermanfaat, tegasnya.
Di acara perayaan Natal dan pelantikan DPP PWKI 2022 -2027, turut hadir Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspa Yoga, Dirjen Bimas Kristen Pdt, Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th., M.Pd, Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI), Wanita Hindu Indonesia, Wanita Budha Indonesia, Wanita Kosgoro, dan lainnya.