Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Presiden Jokowi punya alasan khusus dan penting, untuk pulang ke Indonesia, lebih awal dari agenda KTT APEC di Thailand 18 November 2022.
Baca Juga : Surya Paloh Minta 3 Menteri dari NasDem Dikeluarkan, Ini Respon Cerdas Jokowi
Pasalnya, Jokowi diundang Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah untuk membuka acara Muktamar Muhammadiyah ke-48 dan Aisyiyah tahun 2022 yang berlangsung di stadion Manahan Solo, Jawa Tengah Sabtu (19/11/2022).
Dalam sambutannya, Jokowi mengucapkan terima kasih dan merasa terhormat bisa menghadiri acara Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah.
“Setelah di Kamboja 4 hari, lanjut ke Bali, 2 hari lalu terbang ke Bangkok Thailand, tadi malam di Bangkok sampai Solo jam 11 malam. Tetapi, karena hormat saya respect saya ada undangan dari PP Muhammadiyah dan PP Aisyiyah maka saya pulang duluan (acara APEC), supaya bisa berjumpa dengan Bapak Ibu sekalian,” kata Jokowi.
Adapun hasil Muktamar Muhammadiyah tersebut, Haedar Nashir terpilih lagi sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat, dan Abdul Muti Sekum. Kedua pucuk pimpinan itu untuk periode 2022 -2027.
Kembali ke pernyataan Jokowi, yang begitu respect dan merasa terhormat dapat undangan dari Muhammadiyah.
Sebelumnya, Jokowi tak memberi sambutan apalagi hadir di acara HUT NasDem, 11 November 2022, dikarenakan agenda yang super sibuk dan padat, dimana KTT G20 belum digelar.
Namun, yang perlu dicermati, Jokowi sadar dan cerdas untuk tidak hadir dan memberi sambutan pada HUT NasDem ke-11. Karena, di HUT itu, bacapres Nasdem, Anies Baswedan hadir. Jadi, bisa dibayangkan, ketika Jokowi memberi sambutan, dan hadir di HUT partai itu, maka bisa dikatakan, Presiden RI ke-7 itu merestui Anies sebagai penggantinya.
NasDem boleh saja berkilah, bahwa HUT partai besutan Surya Paloh (SP), tak mengundang Presiden Jokowi.
Namun, info yang beredar dari berbagai pihak, setelah diberi tahu Jokowi melalui Mensesneg ke NasDem tentang Jokowi tak bisa hadir dan memberi sambutan di HUT NasDem ke-11.
Yang jelas, Jokowi hadir dan memberi sambutan di Muktanmar Muhammadiyah ke-48 dan Aisyiyah di Solo, merupakan ‘tamparan’ buat NasDem juga SP.