nasional

Alasan Prabowo Memilih Muhammad Herindra sebagai Kepala BIN  

Selasa, 15 Oktober 2024 | 16:47 WIB
Muhammad Herindra. (x)

 

NAWACITAPOST.COM - Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, mengonfirmasi bahwa pencalonan Muhammad Herindra sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) dilakukan lebih awal. Hal ini terkait keinginan calon presiden terpilih pada Pemilu 2024, Prabowo Subianto, untuk melantik Kepala BIN bersamaan dengan jajaran menterinya.

"Pak Prabowo ingin melantik menteri-menteri dan Kepala BIN dalam waktu yang sama. Oleh karena itu, proses di DPR terkait pertimbangan pemberhentian dan pengangkatan Kepala BIN perlu dipercepat," ujar Hasan, dikutip Selasa (15/10/2024).

Proses pengangkatan Kepala BIN, berbeda dengan menteri, memerlukan pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Berdasarkan Pasal 36 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara, Presiden hanya dapat mengangkat atau memberhentikan Kepala BIN setelah mendapatkan pertimbangan resmi dari DPR.

"Proses pengangkatan Kepala BIN memang berbeda dengan pengangkatan menteri yang menjadi hak prerogatif Presiden. Untuk Kepala BIN, harus ada pertimbangan dari DPR," jelas Hasan.

Baca Juga: Abdul Mu’ti Masuk Jajaran Calon Menteri di Kabinet Prabowo, Siap Pimpin Kemendikdasmen  

Sebagai bagian dari prosedur tersebut, Presiden RI Joko Widodo telah mengirimkan Surat Presiden (Surpres) Nomor R-51, tertanggal 10 Oktober 2024, yang berisi usulan pencalonan Muhammad Herindra sebagai pengganti Budi Gunawan. Surat tersebut ditujukan kepada Ketua DPR RI, Puan Maharani, dan mencantumkan permohonan pertimbangan terkait pemberhentian dan pengangkatan Kepala BIN.

Dengan diterimanya surat tersebut, proses pencalonan Kepala BIN kini berada dalam ranah DPR. Selanjutnya, DPR akan melakukan kajian sebelum memberikan persetujuan terkait pemberhentian Budi Gunawan dan pengangkatan Muhammad Herindra sebagai Kepala BIN yang baru.

Herindra, yang memiliki rekam jejak panjang di bidang pertahanan dan keamanan, dianggap sebagai sosok yang tepat untuk memimpin BIN dalam menghadapi tantangan intelijen nasional ke depan. Sementara itu, Prabowo Subianto berharap seluruh proses ini dapat berjalan mulus sehingga pelantikan kabinet barunya, termasuk Kepala BIN, bisa segera dilakukan dalam satu kesempatan.

Tags

Terkini