nasional

NU - Muhammadiyah Garda NKRI dari Pengaruh Radikalisme

Jumat, 18 Maret 2022 | 16:44 WIB

Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Penggiat media sosial, Deny Siregar dalam chanel Youtube di Cokro TV,  acara Timeline, Selasa 15 Maret 2022 menceritakan, tentang teman-temannya yang berada Afrika. Terutama di Nigeria dan Somalia. Dua negara ini terorisnya kejam dan ganas.

Baca Juga : Crazy Rich Indra Kenz dan Doni Salmanan Menjadi Kaya dengan Berbuat Jahat


Nigeria nama terorisnya Boko Haram, selalu menculik para Wanita untuk dijadikan budak, di Somalia terorisnya Al Shabaab, selalu menculik orang untuk dijadikan tebusan.
Di dua negara itu terorisnya sulit diberantas, seakan tak pernah habis. Pemerintahan kedua negara itu akan berguru ke Indonesia. Bagaimana membererantas dan menghentikan teroris.

Lalu Deni Siregar dalam chanel Youtube mulai berkisah kejadian Bom yang diledakan para teroris di tahun 2002 bom Bali. Terus berlanjut ke bom Bali 2, bom hotel Mariot, bom Thamrin, dan terakhir bom gereja Katedral Makasar akhir Maret 2021.

Semoga bom Makasar yang meledak itu, untuk terakhir kalinya.  Dalam kurun waktu hampir satu tahun ini, yang terjadi malah penangkapan para pelaku dan otak teroris oleh tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri.

Yang terkahir, di tangkap dan dilumpuhkan Densus 88. Terduga terosinya berprofesi dokter di Jawa tengah, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pertanian Pemkab Tangerang.
Setelah sebelumnya, Densus 88 juga menangkap dua terduga teroris di kepengurusan MUI pusat dan satu di MUI Bengkulu di awal tahun 2022 ini.

Keberhasilan densus 88 berhasil menghentikan pelaku dan otak terduga teroris, tak lepas dari pendekatan ke para tokoh NU dan Muhammadiyah, dengan benteng perekatnya Pancasila.

Atau bisa dikatakan, bahwa NU - Muhammadiyah sebagai garda terdepan NKRI dari pengaruh radikalisme.

Makanya, teroris sejak satu tahun terakhir, dan mungkin untuk jangka waktu kedepannya, tak lagi berktik alias macan ompong yang hanya bisa berceloteh.

https://youtu.be/Lxybkp-RqpQ

Tags

Terkini