nasional

Tingkatkan Fungsi Pemasyarakatan Untuk Kinerja Berdampak, Lapas Kelas IIB Lubuk Pakam Kanwil Kumham Sumut Ikuti Sosialisasi

Rabu, 14 Agustus 2024 | 16:38 WIB
Petugas Lapas Lubuk Pakam Saat Mengikuti Kegiatan Sosialisasi

NAWACITAPOST.COM - Lapas Kelas IIB Lubuk Pakam Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara, ikuti sosialisasi pada Selasa, 13 Agustus 2024.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring (dalam jaringan) ini, diprakarsai oleh DitjenPas (Direktorat Jenderal Pemasyarakatan), dalam hal ini Supriyatno (Sekretaris Jendral Pemasyarakatan) menyampaikan terima kasih kepada seluruh hadirin UPT, maupun Kantor Wilayah yang telah hadir secara daring, dalam kegiatan penguatan tugas dan fungsi pemasyarakatan.

Supriyatno juga menjelaskan tentu saja terdapat beberapa hal penting yang harus menjadi fokus bersama, demi terwujudnya pemasyarakatan berdampak.

Baca Juga: Sambut Hari Pengayoman ke 79, Kemenkumham Papua Gelar Aksi Sosial Donor Darah

Adapun poin penting yang dimaksud berupa penganggaran, pembinaan dan keamanan. Ketiga hal ini merupakan hal mendasar yang perlu menjadi konsern bersama.

Penuhi segala hal yang menjadi hak para WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) kita. Semua telah tertuang pada pasal 7 - 10 UU No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

Mari bersama – sama kita gapai kepuasaan WBP kita ditempat kita bekerja. Dengan pembinaan yang baik, keamanan yang terjaga niscaya para WBP yang menjadi output Lapas, memiliki para WBP yang siap dan mampu bersaing dengan kehidupan sosial dan mampu bermasyarakat sedia kala. Ujar Supriyatno.

Baca Juga: Kemenkumham NTB Ajak UMKM Sumbawa Daftar Perseroan Perorangan

Hal yang sama juga disampaikan Teguh Yuswardhie (Direktur Pengaman dan Intelejen). Terkait pemasyarakatan berdampak tentu saja ada hal lain yang menjadi fokus bersama yakni Petugas Pemasyarakatan nya.

Para petugas pemasyarakatan yang melakukan pengamanan dan pembinaan di Lapas/Rutan/LPKA, haruslah memiliki watak dan karakter sebagai seorang ASN yang memiliki nilai luhur dan mampu beradaptasi terhadap lingkungan, serta bijak dalam melakukan komunikasi baik secara 1 atau 2 arah secara langsung maupun bersosial Media.

Selalu menjaga budi yang luhur dan membangun komunikasi antar sesama aparat penegak hukum lain diwilayahnya, niscaya saya yakin dan percaya para WBP yang dihasilkan juga memiliki output yang baik. Hingga kita pada akhirnya dapat dipastikan memperoleh predikat Berdampak.

(Humas Lalupa)

Tags

Terkini