nasional

Indonesian Demographic Outlook (IDO) 2022, Bahas Isu Kependudukan

Rabu, 15 Desember 2021 | 14:03 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Indonesian Demographic Outlook (IDO) 2022 merupakan webinar tahunan ketiga yang diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). IDO 2022 terlaksana atas kolaborasi  para ahli demografi di tanah air untuk membahas isu kependudukan paling mutakhir.

“Acara ini, merupakan hal penting bagi tim kolaborasi BRIN, FEB UI, dan IPADI untuk memberikan sumbang saran berbagai alternatif dan solusi terkait problematika kependudukan,” ungkap Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko.

Handoko berharap, kegiatan IDO ini dapat terus digelar secara rutin mengingat masalah demografi dan kependudukan di Indonesia ini adalah salah satu isu strategis pembangunan yang sangat dinamis dan penting untuk dibahas.

Melihat beragam isu penting dan kontemporer inilah, maka saya melihat kegiatan webinar IDO 2022 ini memiliki peran strategis dan diharapkan mampu memberikan kontribusi pemikiran dan pemecahan masalah yang lebih konkrit, khususnya dalam menjawab tantangan bonus demografi, kemiskinan, dan pemulihan dari dampak pandemi COVID-19 di tanah air

Handoko mengatakan, problem masa kini yang masih dihadapi adalah terkait dengan dampak Pandemi COVID-19 yang masih belum sepenuhnya selesai. “Seperti yang dicatat oleh survey Bank Dunia, dampak langsung pandemi tercatat sekitar 24% kepala rumah tangga berhenti bekerja, bahkan dari sekitar 76% breadwinners yang masih terus bekerja, dua pertiganya mengalami penurunan pendapatan,” jelas Handoko.

Selain itu, lanjut Handoko, secara otomatis penggunaan teknologi menjadi kebutuhan ‘dasar’ masyarakat yang mempengaruhi ragam pekerjaan dan sumber-sumber pendapatan. Menurutnya, isu teknologi sebagai kebutuhan dasar penduduk ini tentu juga penting, mengingat akses terhadap teknologi belum sepenuhnya merata di seluruh wilayah Indonesia.

Menurut Handoko, selain soal dampak langsung pandemi terhadap penduduk, tantangan lainnya adalah soal terjadinya transisi epidemiologi dan transisi demografi, dan  pencapaian SDGs, hingga penyusunan Blueprint/Grand Design Kependudukan 2045 (100 tahun Indonesia merdeka). “Sehingga, penting menjadi perhatian oleh semua pemangku kepentingan dalam hal kesejahteraan penduduk dan bonus demografi yang dimiliki Indonesia,” pungkasnya.

Sebagai informasi, webinar ini menghadirkan nara sumber: Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo; Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, Ateng Hartono; Senior Economist World Bank, Ririn Purnamasari; Direktur Kependudukan & Jaminan Sosial Bappenas, Muhammad Cholifihani.

(Kornelius Wau)

Tags

Terkini